Sosialisasikan Perda Narkotika, Ramsah Ajak Masyarakat Cegah Peredaran Narkotika

oleh -82 views
oleh
Ramsah dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang fasilitasi pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor narkotika dan zat adiktif lainnya.

NUNUKAN.LK – Peredaran narkotika di perbatasan Indonesia, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sudah sangat memprihatinkan, tidak sedikit anak-anak dan bahkan ibu rumah tangga menjadi korban penggunaan sabu.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Nunukan, Ramsah dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang fasilitasi pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor narkotika dan zat adiktif lainnya.

“Peredaran narkoba di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan merupakan ancaman serius yang perlu mendapat perhatian bersama,” kata Ramsah, Jumat (15/05/2026).

Sebagai wilayah perbatasan langsung laut dan sungai dengan Malaysia, pulau Sebatik memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi terhadap masuknya orang dan barang ilegal, terkhusus narkotika.

Peredaran narkotika di Nunukan dan Sebatik melibatkan jaringan internasional dengan modusnya terputus antara kurir dan bandar, hal ini tentunya menyulitkan bagi petugas dalam pemberantasan secara tuntas.

“Narkotika dari negara tetangga masuk lewat laut maupun darat, inilah resiko sebagai daerah perbatasan, apalagi pintu masuk sangat terbuka luas,” sebutnya.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di perbatasan Sebatik, hampir semua wilayah perbatasan pasti mengalami hal serupa. Untuk itulah, Ramsah mengajak masyarakat ikut menjaga wilayah dan keluarga dari peredaran narkotika.

Pemberantasan narkotika membutuhkan komitmen bersama antara aparat penegak hukum dan masyarakat itu sendiri, mustahil masuknya barang terlarang bisa dihentikan apabila masyarakat ikut melindungi para pelaku.

‘’Pemberantasan narkoba butuh komitmen bersama. Para pemuda, tokoh masyarakat dan ormas harus kompak menolak masuknya sabu di Sebatik,” bebernya.

No More Posts Available.

No more pages to load.