Rismanto Berkunjung ke Pertamina Tarakan Pertanyakan Ketersediaan BBM Jelang Idul Fitri

oleh -
oleh
Anggota Komisi II DPRD Kaltara, RIsmanto bertemu PT Pertamina Tarakan bahas stok BBM jelang Ramadhan

TARAKAN.LK – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) Rismanto mengunjungi kantor kerja PT Pertamina (Persero) Tarakan, mempertanyakan ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan dan jelang Idul Fitri 1447/2026.

Dalam kunjungannya yang digelar kemarin 04 Maret 2026, Politisi partai Nasdem ini meminta PT Pertamina memberikan kuota yang cukup bagi kebutuhan BBM di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, yang sering kali mengalami kelangkaan.

“Saya menanyakan skema bisnis Pertamina karena SPBU di Nunukan hanya buka beberapa hari dalam seminggu sisanya kosong,” kata Rismanto, Rabu (05/03/2026)

Selain keterbatasan jam operasi SPBU, Rismanto meminta Pertamina turut andil dalam mengatur jam operasional SPBU khususnya yang ada di Nunukan yang sering kali kehabisan stok BBM.

Sebagai anggota DPRD Kaltara wilayah pemilihan Kabupaten Nunukan, Rismanto mengaku sering kali mendapatikan keluhan dari masyarakat atas tutupnya SPBU, sehingga masyarakat membeli BBM ecaran di pinggir jalan.

“Mengisi BBM tidak langsung melalui SPBU sangat rawat karena beberapa kasus pernah terjadi BBM eceran campur air,” sebutnya.

Pengawasan terhadap penyaluran BBM di semua wilayah Kaltara sangat penting pengingat kebutuhan BBM jelang Ramahan bisanya mengalami peningata, sehingga perlu kesiapan serius dari PT Pertamina dalam mendistribusikan BBM.

Selama ini distribusi BBM ke wilayah Nunukan sering kali terkendala transportasi pengangkutan kapal, hal ini perlu diantisipasi lebih awal oleh Pertamina dengan menyiapkan segala kemungkinan terburuk ketika kapal docking dan lainnya.

“Bulan lalu BBM langka, alasanya semua Docking dan surat kapal mati, persoalan begini jangan lagi sampai terulang karena bisa menggambar perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Rismanto mengingatkan bahwa Pertamina adalah nyawa bagi roda penggerak ekonomi. Keberadaan BBM sangat dibutuhkan. Puluhan kali pengiriman BBM lancar akan tidak ada artinya ketika 1 kali pengiriman mengalami keterlambatan.

“Jadi tolong terkait kuota atau keterlambatan order untuk pengirimanan masyarakat di Nunukan supaya lebih diperhatikan,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai pertanyaan anggota DPRD Kaltara, Meneger Operasional Distribusi LC PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan, Hariosoma Pangestu, memastikan stok BBM untuk wilayah Kaltara sangat aman.

“Stok BBM untuk kota Tarakan dan wilayah lainnya di Kaltara tercukupi. Pihaknya juga sudah melakukan pengetatan pengawasan langsung dilapangan,” ujarnya.

Saat ini PT Pertamina Tarakan telah menambah kuota BBM untuk ketersedian jelang lebaran Idul Fitri, masyarakat tidak perlu kuatir karena ketersedian BBM subsidi dan non subsidi tercukupi untuk tiga minggu kedepan.

“Memang kita akui pernah keterlambatan terjadi distribusi BBM ke Nunukanm tapi persoalan itu karena kapal pengangkut dalam perbaikan,” jelas Hariosoma

Terkait jam operasional SPBU, Hariosoma menerangkan tidak ada aturan resmi yang mengikat jam kerja ditiap SPBU, namun begitu keluhan masyarakat terhadap jam operasi akan menjadi masukan untuk ditindaklanjuti.

“SPBU buka berdasarkan ketersedian stok BBM, tapi segala saran dan aspirasi disampaikan aanggota DPRD Kaltara akan diperhatian seksama demi perbaikan pelayanan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.