DPRD Nunukan Soroti Kondisi Ambulans Puskesmas Nunukan yang Tak Layak Pakai

oleh -163 views
oleh
Anggota DPRD Nunukan Muh. Mansur dan Ryan Antoni didampingi Kepala Puskesmas Nunukan dr, Ika Bihandayani, melihat kondisi ambulans puskesmas yang tidak layak pakai

NUNUKAN.LK – Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Kalimantan Utara, Muh, Mansur menyoroti menyoroti kendaraan ambulans Puskesmas kota Nunukan, yang dinilai tidak layak pakai untuk sarana transportasi pasien.

“Kondisi mobil ambulans Puskesmas Nunukan sangat memprihatinkan, tidak layak pakai untuk rasana darurat transportasi pasien,” kata Mansur, Senin (13/07/2026).

Sorotan Mansur terhadap ambulans disampaikannya usai meninjau langsung sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di Puskesmas Nunukan, yang beberapa bulan terakhir dikeluhan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ambulans sangat penting sebagai sarana transportasi antar jemput pasien baik dari rumah ke puskesmas maupun pasien rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

“Saya melihat langsung kondisi mobil ambulans Puskesmasnya, terkadang mobil rusak tidak dapat digunakan untuk transportasi pasien rujukan,” sebutnya.

Tidak sedikit pasien urgency Puskesmas Nunukan terlambat dirujuk ke RSUD Nunukan dikarenakan ambulans mengalami trouble atau kerusakan mesin, keadaan ini sangat merugikan bagi masyarakat.

Terkadang, lanjur dia, Puskesmas Nunukan terpaksa meminjam mobil ambulans milik yayasan atau partai politik maupun milik ormas untuk mengantar pasien rujukan gawat darurat ke RSUD Nunukan.

“Ketika ada pasien rujukan butuh penanganan cepat ke RSUD, tapi kendaraan ambulans macet, bagaimana beban mental petugas kesehatan Puskesmas, pasti mereka dinilai tidak bejus bekerja,” ujarnya.

Pengadaan ambulans baru untuk Puskesmas Nunukan menjadi hal penting karena jumlah penduduk di kota Nunukan mencapai 80 ribu, sehingga Puskesmas perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarana maksimal.

Untuk itu, Mansur meminta pemerintah daerah segera menganggarkan pengadaan ambulans baru untuk Puskesmas, jika memungkinkan pembelian kendaraan masuk di alokasi APBD perubahan 2026.

“Pinjam ambulans luar boleh-boleh saja, tapi hal sangat berbahaya karena tidak selalu sopir ambulans standby di tempat,” tuturnya.

Selain persoalan ambulans, Politisi Nasdem Nunukan ini melihat layanan ruang bersalin untuk ibu melahirkan di Puskesmas Nunukan, perlu diperbesar agar penanganan pasien bisa lebih maksimal.

“Ruang bersalin di Puskesmas Nunukan sangat sempit tidak memenuhi standar, tolong diperluas dan ditambah peralatan kesehatannya,” bebernya.

Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat lebih penting ketimbang terus menambah pembangunan fisik, percuma memiliki sarana infrastruktur baik jika sarana kesehatan masih dibawah standar pelayanan minimal.

“Keselamatan masyarakat lebih penting ketimbang membangun fisik, kita tidak ingin ada pasien terlambat penanganan hanya gara-gara ambulans rusak,” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.