NUNUKAN.LK – Ketua DPRD Nunukan, Hj Rahma Leppa, menghadiri pertemuan konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Nunukan tahun 2027 yang digelar pemerintah daerah.
“Pertemuan ini hendaknya menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan DPRD dalam merumuskan arah pembangunan agar program yang disusun menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Leppa, Rabu (28/01/2026)
Perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional yang dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah.
Untuk itu, penyusunan dokumen perencanaan pembangunan hendaknya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
“Rancangan awal RKPD menjadi penjabaran tahunan RPJMD yang mengacu pada RPJPD serta arah kebijakan program akan dijalankan,” jelasnya.
Leppa menerangkan, RKPD adalah dasar bagi pemerintah dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara yang memfokuskan pada keterpaduan antara perencanaan dan penganggaran daerah.
“Perencanaan yang baik akan memudahkan pembahasan anggaran, karena itu DPRD berkepentingan memastikan dokumen disusun dengan cermat dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Melalui konsultasi publik, Leppa meminta pemerintah mampu melaksanakan seluruh program kegiatan yang telah dirancang. Selain itu, perangkat daerah harus lebih aktif mencari alternatif pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber pendanaan.
“Kabupaten Nunukan tidak bisa hanya bergantung APBD provinsi dan APBN, perlu mencari sumber pendapatan lain yang bisa menopang pembangunan daerah,”
Mengakhiri sambutannya, Leppa memberi perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan Reses anggota DPRD. Menurutnya, aspirasi tersebut dinilai sebagai masukan yang berasal dari kebutuhan warga.
“Aspirasi hasil reses bukan sekadar catatan. Semua itu harus masuk dan diterjemahkan ke dalam program kerja perangkat daerah,” ungkapnya.


