Muhammad Mansur Minta Disdik Nunukan Anggarkan Pengadaan Marching Band Untuk SD – SMP

oleh -171 views
oleh
Tim marching band sekolah di Nunukan mengikuti parade dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Nunukan

NUNUKAN.LK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Kalimantan Utara, Muhammad Mansur meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan mengalokasikan anggaran pengadaan peralatan marching band di tiap SD dan SMP.

“Marching band adalah kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan sekolah yang secara tidak langsung memberikan dampak positif signifikan bagi perkembangan siswa,” kata Mansur, Rabu (19/08/2026).

Mansur menilai usulan itu penting sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sekaligus wadah bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni musik, kedisiplinan, serta kerja sama tim.

keberadaan marching band di sekolah dapat memberikan ruang positif bagi siswa untuk mengembangkan potensi. Selain itu, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pembinaan karakter dan meningkatkan rasa percaya diri para pelajar.

“Kegiatan marching band tidak berbeda dengan pramuka, kedua sama-sama membentuk karakter peserta didik dan menjalin kekompakan,” sebutnya.

Untuk itu, Mansur menyarankan Disdik Nunukan dapat mengalokasikan anggaran pengadaan peralatan marching band dan jika memungkinan pengadaan diberikan kepada semua sekolah tingkat SD dan SMP.

“Marching band tidak hanya sekedar bermain musik dan baris-berbaris, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter, melatih fisik, hingga mengasah kecerdasan mental anak secara simultan,” ujarnya.

Pengadaan alat marching band dapat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah. Sekolah yang memiliki kegiatan marching band maupun yang dinilai memiliki potensi dapat menjadi prioritas.

Politisi partai Nasdem ini memahami pengadaan tersebut tentunya membutuhkan banyak anggaran, namun Pemerintah Nunukan harus berani menggelontorkan dana demi peningkatan Sumber Daya Manusia.

“Pembentukan SDM harus dimulai sejak usia dini, ketika anak-anak memiliki keterampilan positif, maka ada harapan untuk mereka maju di kemudian hari,” bebernya.

Selama ini marching band sekolah diperagakan di saat perayaan upacara HUT Kemerdekaan RI, keterlibatan peserta didik dalam momentum sakral ini akan semakin menumbuhkan rasa nasionalisme anak bangsa di perbatasan Indonesia.

Mansur berjanji akan memperjuangan usulan pengadaan marching band dalam pembahasan anggaran di DPRD Nunukan, niat baik ini nantinya akan pula dikoordinasikan dengan Komisi dan badan anggaran.

“Alat marching band bukanlah perkakas habis pakai, barangnya bisa disimpan bertahun-tahun, jadi pengadaan bisa dalam jangka waktu lama 5 tahun sekali,” jelasnya.

DPRD juga mendorong program pengadaan sarana pendidikan tidak hanya berfokus pada fasilitas akademik, tetapi turut memperhatikan kebutuhan kegiatan nonakademik yang mendukung perkembangan peserta didik.

Dengan adanya dukungan sarana yang memadai, kegiatan marching band di sekolah-sekolah dapat berkembang dan melahirkan pelajar yang memiliki kemampuan, disiplin, kreativitas, serta mampu membawa nama baik sekolah.

“Anak-anak sekarang terlalu sibuk bermain gadget atau handphone, kenapa kita tidak coba alihkan waktu itu mengikuti pelatihan marching band di sekolah,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.