Malaysia Berencana Tingkatkan Impor Produk Makanan – Minuman Indonesia ke Wilayah Sabah

oleh -142 views
oleh
Pelaksana Fungsi Ekonomi, Konsulat RI Tawau, Adnan Sulistyo, bertemu Managing Director Perusahaan Sinarmas (T) Sdn Bhd, Mr. Hong Nyuk Long didampingi Mdm. Lily Low selaku Operation Manager membahas rencana peningkatan impor produk Indonesia ke Malaysia

NUNUKAN.LK– Perusahaan Sinarmas (T) Sdn Bhd, Malaysia, yang bergerak disektor perdagangan grosir barang kebutuhan pokok berencana meningkatkan kuota impor produk makanan dan minuman kemasan Indonesia, untuk dipasarkan di wilayah Timur Sabah, Malaysia.

“Sinarmas (T) Sdn Bhd, Malaysia merupakan distributor berbagai produk untuk toko dan supermarket yang beroperasidi wilayah Timur Sabah,” kata Pelaksana Fungsi Ekonomi, Konsular RI Tawau, Adnan Sulistyo, Rabu (20/05/2026).

Dikutif dari media sosial resmi Konsulat RI Tawau, rencana peningkatan impor produk Indonesia di bahas dalam pertemuan bersama antara Adnan Sulistyo dengan Managing Director Sinarmas (T) Sdn Bhd, Mr. Hong Nyuk Long, didampingi Operation Manager Sinarmas (T) Sdn Bhd, Mdm. Lily Low.

Andan menerangkan, peningkatan impor khususnya makanan dan minuman kemasan dipengaruhi oleh adanya permintaan pasar yang cukup tinggi terhadap barang – barang Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data pasar ekonomi, perusahaan Sinarmas (T) Sdn Bhd telah beroperasi sejak tahun 2017 di wilayah Sabah,” sebutnya.

Produk makanan kemasan Indonesia yang laris dijual di wilayah Sabah, Malaysia

Adapun jalur impor produk Indonesia melalui Jakarta ke pelabuhan Surabaya dengan menuju Port Klang, Selangor, Malaysia. Barang selanjutnya diteruskan kembali ke wilayah Tawau dengan distribusi sekitar satu bulan.

Dalam pertemuan dibahas pula terkait beberapa kendala dalam proses impor dan distribusi produk Indonesia ke Tawau, seperti kenaikan biaya logistik, lamanya waktu pengiriman dan keterbatasan jalur distribusi alternatif

“Termasuk persoalan produk serupa yang masuk melalui jalur tidak resmi, hal ini memengaruhi daya saing produk resmi Indonesia di pasar lokal Tawau,” jelasnya.

Lewat pertemuan diplomati ini, Adnan berharap kerja sama ekonomi yang sudah terbangun antara Sabah dan Kalimantan Utara, dapat terus diperkuat melalui peningkatan konektivitas perdagangan, serta pengembangan sektor usaha strategis di kawasan perbatasan

Kedekatan geografis kedua wilayah menjadi potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan, khususnya dalam peningkatan ekspor produk Indonesia dan sektor UMKM maupun perdagangan kebutuhan bahan pokok.

“Pengelolaan perdagangan kawasan perbatasan membutuhkan dukungan dari pemerintah masing-masing negara agar ekosistem perdagangan lintas batas lebih efisien dan aman,” tuturnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.