Libatkan APH, Lapas Nunukan Razia Halinar Sisir Semua Ruang Tahanan

oleh -
oleh
Pegawai Lapas Nunukan memeriksa lemari dalam ruang tahanan

NUNUKAN.LK – Langkah tegas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan, Kalimantan Utara, memberantas peredaran narkotika dibuktikan dengan pelaksanaan razia menyeluruh di semua ruang hunian tahanan.

Kepala Lapas (Kalapas) Nunukan, Donny Setiawan, mengatakan razia Zero Halinar dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melibatkan unsur gabungan dari Polres, Kodim 0911 Nunukan dan BNNK

“Razia gabungan di semua ruang tahanan bertujuan membersihkan Lapas Nunukan dari peredaran narkotika maupun barang-barang terlarang lainnya,” kata Donny, Jumat (08/05/2026).

Pelaksanaan razia yang dimulai pukul 20:00 – 22:00 Wita melibatkan 40 orang pegawai Lapas Nunukan, 6 personil Polres Nunukan, 13 pegawai BNNK Nunukan, 3 personel Kodim Nunukan dan 3 orang dari Polisi Meliter (PM).

Meski tidak menemukan narkotika, personel gabungan dalam pemeriksaan ruang tahanan mendapatkan sejumlah barang berbahaya seperti gunting, korek, botol kaca, kawat, kabel, sendok besi, palu besi, gunting kuku, pencukur jenggot.

“Kita juga temukan beberapa barang-barang keras yang berpotensi dapat dijadikan senjata tajam,” sebutnya.

Donny menerangkan, razia gabugan ini sebagai tindak lanjut dari surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kalimantan Timur tertanggal 17 April 2026 Nomor : W.18-UM.01.01-1792 tentang Pelaksanaan Ikrar Zero Halinar.

Merujuk dari surat tersebut, Lapas Nunukan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) guna mengimplementasikan Zero Halinar, dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini keamanan dan ketertiban lingkungan Lapas.

“Dengn kegiatan razia, kami setidaknya dapat memastikan kondisi lingkungan Lapas dalam keadaan aman serta kondusif,” terangnya.

Semua barang terlarang hasil temuan akan ditindaklanjuti dengan pemusnahan, sedangkan bagi narapidana pemilk barang tentunya diberikan penegakan tata tertib sesuai aturan berlaku di lembaga pemasyarakatan.

Kedepan Lapas Nunukan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap ruang hunian narapidana. Pengawasan melepas diterapkan juga kepada semua pegawai staf kantor dan bagian penjaraan.

“Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) berlaku untuk semua orang yang berada dalam lingkungan Lapas,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.