Kebijakan Beasiswa Pemerintah Nunukan Harus Memperhatikan Rasa Keadilan

oleh -127 views
oleh
Anggota DPRD Nunukan asal Kecamatan Krayan, Gat Kalep

NUNUKAN.LK – Kebijakan program Beasiswa Pemerintah Nunukan, Kalimantan Utara, tahun 2026 hendaknya memperhatikan rasa keadilan. Sasaran bantuan tidak semata-mata mengarah siapa unggul atau nilai pendidikan terbaik.

“Kondisi sosial setiap calon penerima beasiswa tidak sama, kita harus jujur bahwa fasilitas dan sarana pendidikan dari kota hingga desa tidak sama,” kata Anggota DPRD Nunukan, Gat Keleb, Kamis (06/08/2026).

Perbedaan kondisi lingkungan yang membentuk anak-anak baik di tiap wilayah akan mempengaruhi kualitas pendidikan, hal ini tidak terlepas dari jumlah jumlah guru, ketersedian buku hingga sarana dan prasarana sangat berbeda.

Oleh karena itu, kebijakan penyaluran beasiswa harus memperhatikan aspek sosial, sehingga tercipta rasa keadilan masyarakat,” sebutnya.

Menurut Gat, tiap kebijakan pemerintah harus berpihak dan memproteksi masyarakat lemah agar para calon penerima mendapatkan peluang yang sama. Dengan begitu, semua golongan masyarakat berkesempatan mendapatkan beasiswa.

Pemilihan penerima beasiswa berdasarkan siapa paling kuat dan paling unggul serta berprestasi secara tidak langsung akan memikirkan secara paksa bahkan menganulir masyarakat berdasarkan wilayah maupun ekonomi.

“Konsep beasiswa saat ini belum sepenuhnya menerapkan asas keadilan. Jangan memiskian seseorang lewat by design melalui kebijakan,” bebernya.

Gat meminta, instansi pengelola program beasiswa Pemerintah Nunukan, diminta dengan hormat memperbaiki ketentuan regulasi terkait. Pendekatan pembiayaan bantuan harus berpihak kepada semua masyarakat.

Kebijakan program tidak boleh hanya berpihak pada masyarakat perkotaan, sistem kerja seperti ini sangat tidak adil bagi masyarakat pedalaman karena secara tidak langsung menimbulkan kecemburuan sosial.

“Pakailah hati nurani dalam merumuskan program sasaran pembangunan, pakailah rasa kemanusian agar semua masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah,” terangnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Nunukan melalui Bidang Kesejahteraan (Kesra) di tahun 2025 meluncurkan program beasiswa Stimulan Prestasi Non-Akademik,
Beasiswa Stimulan Prestasi Akademik, Beasiswa Prestasi Akademik dan Beasiswa Khusus dengan alokasi anggaran mencapai Rp7.146.000.000.

program beasiswa harapan energi baru menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Nunukan dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.