Hadiri Tradisi Mangrara Banua Toraja, Wabup Nunukan: Acara Ini Momentum Kekeluargaan

oleh -
oleh
Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri acara syukuran rumah Adat Toraja

NUNUKAN.LK – Wakil Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Hermanus menghadiri acara syukuran rumah Adat Toraja yang dibangun oleh keluarga besar Titus Takke di Jalan Pongtiku RT 16, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan Rabu (25/03/2026).

Mangrara Banua adalah upacara syukuran adat Toraja untuk meresmikan rumah adat Tongkonan yang baru dibangun atau direnovasi. Ritual ini masuk dalam rangkaian Rambu Tuka’ (sukacita) yang bertujuan mempererat kekeluargaan, mengucap syukur kepada sang pencipta, serta menaikkan status sosial keluarga.

Prosesi Mangrara Banua  sendiri melibatkan pemotongan babi dalam jumlah besar yang bisa mencapai ratusan ekor sebagai bentuk syukuran sehingga suasananya meriah.

Tradisi adat suku Toraja ini merupakan salah satu di antara banyaknya budaya masyarakat Sulawesi, dimana adat syukuran Mangrara Banua menjadi pesta yang besar.

Wabup Nunukan Hermanus yang hadiri ditengah perayaan syukuran rumah adat  mengatakan bahwa acara tersebut merupakan momentum kekeluargaan yang patut diwariskan dan dilestarikan oleh anak cucu.

Dengan slogan Toraja “Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate”, yang berarti “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh”, Hermanus mengajak untuk terus bergotong-royong dengan kebersamaan dan kekeluargaan.

“Saya mengapresiasi dan mendukung acara budaya yang merupakan suatu sarana terhubung untuk membangun bersama dengan pemerintah daerah,” ucapnya.

Hermanus meminta masyarakat untuk bersama sama dengan pemerintah daerah  untuk membangun Kabupaten Nunukan dengan menjaga persatuan serta menciptakan kebersamaan menuju Kabupaten Nunukan yang lebih baik.

No More Posts Available.

No more pages to load.