Tingkatkan Mutu Pendidikan, Komisi I DPRD Nunukan Minta Pemerintah Tidak Pelit Anggaran

oleh -283 views
oleh
Anggota DPRD Nunukan, Muhammad Mansur

NUNUKAN.LK — Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Muhammad Mansur meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap sektor pendidikan, terutama pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia mutu pendidikan

“Pemerintah jangan pelit – pelit mengalokasikan anggaran pendidikan karena guru dengan kompetensi baik akan menghasilkan mutu pendidikan baik pula,” kata Mansur, Jumat (04/09/2026).

Mansur menegaskan sektor pendidikan merupakan investasi paling mendasar dan jangka panjang bagi masa depan bangsa. Perhatian lebih pemerintah terhadap pendidikan anak terlihat setelah berapa tahun kedepan.

Salah satu cara memperbaiki mutu pendidikan adalah dengan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana sekolah, pemerintah juga perlu memperkuat kemampuan serta kompetensi tenaga pendidik.

“Peningkatan kapasitas guru dinilai penting agar proses pembelajaran dapat terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik,” jelasnya.

Saat ini masih terdapat sejumlah sekolah kekurangan ruang kelas belajar, begitu pula dengan jumlah guru yang masih tidak sesuai kebutuhan sekolah, berbagai persoalan ini harus segera dibenahi pemerintah daerah.

Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan ini juga mempertanyakan alasan belum terealisasinya anggaran RP 300 juta untuk program beasiswa peningkatan kualitas guru dan jenjang Diploma III (D3) ke jenjang Strata (S1).

“DPRD sudah setujui anggaran Rp 300 juta beasiswa untuk 40 guru, tapi informasi dari Disdik Nunukan anggaran baru terpakai sebagian karena kenda regulasi aturan,” terangnya.

Selain kompetensi tenaga pendidik, pemerataan akses pendidikan juga menjadi perhatian. Pemerintah diminta memastikan sekolah-sekolah, termasuk yang berada di wilayah pelosok dan perbatasan, mendapatkan dukungan anggaran yang proporsional.

“Kita ingin kualitas pendidikan di Nunukan terus meningkat. jangan hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi kemampuan dan kompetensi SDM juga harus diperkuat,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dukungan anggaran yang memadai diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih berkualitas.

Dengan investasi pendidikan yang lebih kuat, DPRD berharap generasi muda Nunukan dapat memiliki kompetensi dan daya saing yang lebih baik, sehingga mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah di masa mendatang.

“Percuma investasi pembangunan meningkatkan tapi SDM anak bangsa rendah. Kedua investasi ini harus berjalan beriringan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.