Saat ini 8.349 Puskesmas telah menerapkan integrasi layanan primer, dimana berhasil menurunkan angka prevalensi stunting di bawah 20 persen, dan lebih dari 324 ribu kader kesehatan telah dilatih.
Untuk pilar layanan rujukan, Kemenkes menerangkan 29 provinsi kini mampu melakukan bedah jantung terbuka dan clipping stroke, sebagai bagian dari percepatan peningkatan mutu rumah sakit.
“10 dari 14 antigen vaksin imunisasi rutin dan sebagian besar bahan baku obat kini sudah bisa diproduksi dalam negeri,” jelasnya.
Hal menggembirakan lagi adalah sebanyak 268 juta penduduk atau 98 persen masyarakat telah tercakup dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini didukung pula dengan peningkatan SDM tenaga kesehatan.
“Sebanyak 61 persen Puskesmas di Indonesia sudah memiliki tenaga kesehatan sesuai standar dan 74 persen RSUD memiliki tujuh dokter spesialis dasar,” bebernya.
Menutup arahannya, Menkes menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Kesehatan di Indonesia tenaga medis, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, dan para kader di pelosok negeri atas dedikasi dan pengabdian mereka menjaga kesehatan bangsa.
“Perjalanan menuju Indonesia sehat adalah perjalanan panjang. Namun dengan tekad, kerja keras, dan kolaborasi, kita akan sampai pada tujuan mewujudkan generasi sehat sebagai fondasi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.



