Personil Polsek Nunukan Bripka Jamaluddin Jadikan Rumahnya TPA Belajar Mengaji Anak-Anak

oleh -
oleh
Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni bersama Kapolsek Nunukan Iptu D Barasa bertemu murid – murid TPA binaan Polsek Nunukan yang dikelola Bripka Jamaluddin

NUNUKAN.LK – Sarana pendidikan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) binaan personil Bhabinkamtibmas Polsek Nunukan, Bripka Jamaluddin, mendapat kunjungan Kapolres Nunukan, AKBP Ruslaeni bersama jajaran Polsek Nunukan.

Kehadiran Kapolres Nunukan TPA Bripka Jamaluddin tidak sekedar melihat proses belajar agama, tapi juga menyerahkan dukungan bantuan penyelenggaraan pendidikan berupa Al-Qur’an, meja untuk mengaji, karpet dan kelengkapan lainnya berkaitan dengan TPA.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Idris mengatakan, sarana pendidikan TPA yang dikelola Bripka Jamaluddin yang berdiri sejak tahun 2023 beralamat di Jalan Pembangunan Rt. 10, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan.

“Bantuan sarana pendidikan diserahkan langsung oleh Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni didampingi Kapolsek Nunukan, Iptu D Barasa,” kata Idris, Jumat (25/09/2026).

Dalam kegiatan pembelajaran, Bripka Jamaluddin didampingi oleh istrinya Ibu Farin Jamaluddin, yang aktif mengajak anak-anak untuk melek terhadap bacaan al quran dan pendidikan keagamaan.

Pembelajaran TPA diisi dengan materi keagamaan yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak-anak, sehingga proses belajar berlangsung secara sederhana, interaktif, dan mudah dipahami.

“Secara perlahan jumlah murid terus bertambah, sekarang murid yang aktif dan terdaftar mencapai 30 orang. Setiap tahun ada keluar dan masuk,” sebutnya.

Sebagian besar tenaga pengajar TPA merupakan anggota Polri dan istrinya yang berdinas di Polsek Nunukan, Proses pelajar dan pengajar sepenuhnya sendiri di laksanakan di rumah kediaman Bripka Jamaluddin.

“Penyelenggaraan pendidikan sepenuhnya dijalankan personil Polsek Nunukan. Keberadaan TPA juga mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat,” sebutnya.

Awal dibukanya TPA yang kini menjadi binaan Polsek Nunukan bermula dari Bripka Jamaluddin bersama istri melihat banyak anak – anak melakukan aktivitas bermain di sekitaran rumahnya pada sore hari.

Setelah berdiskusi bersama istri, Bripka Jamaluddin mencoba membuka aktivitas keagamaan proses belajar mengaji di rumah kediamannya dengan jumlah murid pertama sebanyak 4 orang dan secara perlahan terus bertambah.

“Pendidikan agama sangat penting untuk membentuk karakter dan akhlak anak-anak, Keberadaan TPA diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya,” tuturnya.

Perjuangan Bripka Jamaluddin menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang anggota kepolisian dapat dilakukan melalui berbagai cara, baik tugas fungsinya sebagai Polisi, maupun sebagai masyarakat yang peduli akan pendidikan agama.

Pengabdian Bripka Jamaluddin bersama istrinya merupakan bagian dari kepedulian Polisi terhadap pendidikan anak bangsa, Kehadiran anggota Polri lingkungan masyarakat hendaknya memberikan manfaat baik.

“Kapolres Nunukan sangat respek terhadap TPA binaan Polsek Nunukan, beliau berharap TPA menjadi wadah bagi generasi muda menimba ilmu keagamaan,” sebut Idris.

No More Posts Available.

No more pages to load.