Pantai Batu Lamampu Sebatik Dipenuhi Sampah Botol Bekas Lampung Rumput Laut

oleh -
oleh
Kondisi tempat wisata pantai Batu Lamampu Sebatik yang dipenuhi sampah

“Siapkan bak-bak sampah di tepi jalan, nanti kendaraan sampah mengambil disana. Menjaga kebersihan butuh kerjasama semua pihak,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik Barat, Faisal, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para pengunjung di pantai Batu Lamampu yang mengeluhkan banyaknya sampai disepanjang pantai.

“Saya dapat video rekaman kondisi pantai saat liburan Idul Fitri, mohon maaf pengelolaan pantai belum maksimal dalam menjaga kebesihan,” tuturnya.

Pantai Batu Lamampu merupakan milik pribadi masyarakat yang sejak tahun 2020 pengelolaanya dikerjasamakan dengan pemerintah desa. Hanya saja, pemerintah desa belum bisa sepenuhnya mengelola tempat wisata.

Terobosan pemerintah desa melahirkan Peraturan Desa (Perdes) tentang retribusi wisata tahun 2025 masih perlu disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda), terutama untuk kewajiban penerapan tiket masuk tempat wisata.

“Perdesnya sudah ada, tapi kami perlu konsultasi lagi ke bagian hukum pemerintah daerah karena persoalan ini menyangkut pungutan biaya yang harus jelas,” jelasnya.

Dengan belum diberlakukan Perdes retribusi, para pengunjung pantai masuk bebas tanpa dikenakan biaya, terkecuali bagi pengunjung yang menempati bangunan gazebo disiapkan oleh pemilik lahan.

Pengelolaan kebersihan pantai Batu Lamampu Sebatik selama ini hanya mengandalkan kegiatan sosial bersih-bersih pantai yang dilaksanakan pemerintah desa bekerjasama dengan TNI, Polri dan masyarakat setempat.

Pembersihan pantai terakhir kali dilaksanakan sebelum Ramadan 2026. Sampah – sampah yang berserakan di sepanjang pantai batu lamampu kebanyak residu dari botol-botol bekas pelampung rumput laut.

“Sampah di pantai itu kebanyakan dari sampah yang hanyut terbawa air, ketika air pasang sampahnya kembali hanyut dan saat air surut sampah tertinggal di pantai,” bebernya.

No More Posts Available.

No more pages to load.