“Termasuk tantangan perkembangan teknologi informasi, termasuk kehadiran kecerdasan buatan (AI) yang turut mengubah pola akses informasi masyarakat saat ini,” tuturnya.
Adin mendorong Pemerintah Kaltara lebih menitikberatkan pada penguatan kelembagaan perpustakaan dan ekosistem literasi, dibandingkan hanya berfokus pada aspek perbukuan.
Hal ini kata Adin, dinilai penting mengingat perpustakaan merupakan layanan dasar yang wajib disediakan oleh pemerintah daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.



