HUT ke-14 Kaltara, M. Nasir : Kemajuan Harus Diikuti Pemerataan, Hilirisasi dan Penguatan Perbatasan

oleh -
oleh
Anggota DPRD Kaltara M. Nasir

TANJUNGSELOR.LK – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Dalam usia ke-14 tahun sejak dimekarkan dari Kalimantan Timur.  Provinsi Kaltara mengalami kemajuan diberbagai bidang mulai dari ekonomi, pembangunan infrastruktur, investasi, industri pengolahan, perdagangan, hingga membaiknya sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.

Anggota DPRD Kaltara asal Fraksi PKS, M. Nasir, mengatakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kaltara pada 25 Oktober 2-26 merupakan momentum untuk bersyukur sekaligus memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang dicapai pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Usia Kaltara masih muda sebagai sebuah provinsi. Tetapi kita patut bersyukur perkembangan cukup pesat. Banyak kemajuan sudah dirasakan dan banyak pula prestasi dicapai, semua ini hasil kerja bersama pemerintah provinsi, kabupaten/kota, DPRD, dunia usaha dan seluruh masyarakat Kaltara,” kata M. Nasir, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan data BPS Kaltara, perekonomian pada triwulan II 2026 tumbuh 4,96 persen secara tahunan, sedangkan secara kumulatif ekonomi pada semester I 2026 tumbuh 5,09 persen dibandingkan semester I 2025. Nilai PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan II 2026 telah mencapai Rp 42,47 triliun.

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan tersebut ditopang antara lain oleh industri pengolahan, perdagangan serta pertanian, kehutanan dan perikanan. Industri pengolahan mendapatkan tambahan kekuatan dari produksi kayu dan industri kertas serta munculnya aluminium sebagai komoditas baru Kaltara.

“BI bahkan memprakirakan ekonomi Kaltara sepanjang 2026 dapat tumbuh pada kisaran 6,2–6,7 persen, terutama didorong industri pengolahan dan perdagangan,” sebutnya.

Menurut Nasir, perkembangan ini menunjukkan bahwa struktur perekonomian Kaltara secara bertahap mulai bergerak menuju kegiatan ekonomi dengan nilai tambah yang lebih tinggi dengan harapan terbukanya lapangan kerja dan memberikan lebih besar bagi masyarakat

“Kita mengapresiasi tumbuhnya industri pengolahan dan masuknya investasi besar ke Kaltara. Kondisi ini membuka babak baru bagi perekonomian daerah.

Kinerja perdagangan luar negeri juga menunjukkan capaian menggembirakan. BPS mencatat nilai ekspor sepanjang Januari – Juni 2026 mencapai US$831,34 juta, meningkat 22,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan pada periode Kaltara mencatat surplus perdagangan US$637,22 juta, bahkan telah melampaui surplus sepanjang tahun 2025 yang sebesar US$490,85 juta.

“Kita ingin komoditas keluar dari Kaltara semakin banyak dalam bentuk produk yang sudah diolah. Semakin besar nilai tambah pertahankan di daerah, semakin besar pula manfaat dapat dinikmati tenaga kerja, UMKM dan dunia usaha lokal,” sebutnya.

Kemiskinan Menurun dan Pengangguran Terjaga

Capaian positif juga terlihat dari indikator kesejahteraan. Persentase penduduk miskin Kaltara pada Maret 2026 turun menjadi 5,18 persen, atau sekitar 40,54 ribu jiwa. Angka tersebut turun 0,29 poin persentase dibandingkan September 2025, sementara jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1.910 orang.

Tingkat Pengangguran Terbuka pada Mei 2026 tercatat 3,90 persen. Sebanyak 375,49 ribu penduduk tercatat bekerja, dengan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menyerap tenaga kerja terbesar sebesar 35,66 persen

No More Posts Available.

No more pages to load.