Disdamkar Nunukan Bantu Nenek Temukan Gigi Palsu yang Copot Masuk Saluran Pembuangan Air

oleh -174 views
oleh
Petugas Disdamkar Nunukan menemukan keberadaan gigi palsu nenek Samsiah yang terjatuh masuk saluran pipa wastafel

NUNUKAN.LK – Keberhasilan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan, membantu mengatasi masalah di lingkungan masyarakat tidak perlu diragukan lagi, sejumlah permohonan bantuan dapat dituntaskan tanpa biaya dan cepat.

Keberhasilan itu semakin meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Disdamkar. Tidak sedikit permohonan bantuan tersebut diluar tugas pokok dan fungsi (Tufoksi) sebagai petugas pemadam kebakaran.

Salah satu kisah Disdamkar Nunukan yang baru – baru ini viral adalah membantu seorang nenek Samsiah (61), warga Jalan Pangeran Antasari RT 21 Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, yang kehilangan gigi palsunya.

Dalam postingan akun Facebook Disdamkar Nunukan, petugas awalnya menerima telepon dari seorang warga yang menceritakan bahwa gigi palsu kesayangannya copat dan masuk saluran pembuangan air wastafel.

“Nenek Samsiah ini awalnya membersihkan gigi palsunya, tanpa disengaja gigi terlepas dari tangan dan masuk ke saluran wastafel,” kata Anggota Rescue Disdamkar Nunukan, Suharman, Jumat (07/08/2026).

Melihat giginya masuk dalam saluran pembuangan air, nenek Samsiah panik berupaya mengambil gigi tersebut, namun apa daya gigi palsu sudah terlanjur masuk jauh di saluran pipa pembuangan.

Atas saran keluarga, Samsiah akhirnya menghubungan nomor telepon Disdamkar meminta bantuan mencari giginya. Tidak butuh waktu lama, petugas langsung meluncur ke lokasi rumah pemilik gigi.

“Saya dan timnya rescue Disdamkar segera menuju lokasi kejadian, sekitar lima menit tiba di rumah nenek Samsiah,” sebut Suharman.

Setiba di lokasi kejadian, timnya rescue Disdamkar Nunukan terlebih dahulu mendengarkan cerita kronologi dari nenek Samsiah, kemudian menganalisa persoalan dan mencari solusi hingga penanganan masalah.

Suharman bersama tim mengamati keadaan wastafel dan pisa saluran pembuangan, tim rescue akhirnya berhasil menemukan keberadaan gigi palsu yang tersangkut di bagian ujung pipa saluran.

“Proses pencarian gigi sekitar 10 menit, kami menelusuri sambungan pipa wastafel hingga ke bagian ujung yang berada di belakang rumah,” bebernya.

Sebelum meninggalkan rumah nenek Samsiah, Suharman menitipkan pesan agar berhati-hati saat membersihkan gigi palsunya. Jangan langsung mengarah ke lubang saluran pembuangan wastafel.

“Lain kali, kalau membersihkan gigi palsunya hati-hati ya ne,” pesan Suharman.

No More Posts Available.

No more pages to load.