Bangun KDKMP di Sebatik, Dandim Nunukan Dapat Hibah Lahan dari Pengusaha H. Nuwardi

oleh -
oleh
Dandim Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo bersama Pemerintah Kecamatan Sebatik Barat dan pengusaha lokal Sebatik, H. Nuwardi meninjau lokasi lahan hibah untuk pembangunan KDKMP

NUNUKAN.LK – Keterbatasan lahan sesuai kebetuhan dan minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja menjadi salah satu kendala bagi Komando Distrik Militer (Kodim) 0911 Nunukan, membangun gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah perbatasan Nunukan.

Komandan Distrik Meliter (Dandim) 0911 Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo mengatakan, tidak semua pemerintah desa maupun pemerintah daerah memiliki lahan sesuai standar kebutuhan pembangunan KDKMP seluas 20 x 30 meter.

“KDKMP ini milik desa, jadi sangat diharapkan tanah bangunan KDKMP milik desa atau setidaknya milik pemerintah daerah,” kata Dandim 0911 Nunukan Letkol Inf. Tony Prasetyo, Jumat (09/01/2026).

Seperti halnya rencana pembangunan KDKMP Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik Barat, Kodim Nunukan selalu koordinator pelaksanaan KDKMP mendapatkan lahan hibah dari pengusaha lokal asal Sebatik, H. Nuwardi Bin Pakki yang akrab disapa H. Momo.

Lahan seluas 20 x 30 meter yang lokasinya berdekatan dengan kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacab) Nunukan dan kantor Kecamatan Sebatik Barat, telah dilakukan survei lapangan dan pengukuran luas lahan.

“Awalnya kita dapat lahan milik Pemkab Nunukan, tapi ukuran kurang dan kebetulan di samping lahan itu ada tanah kosong milik masyarakat yang lebih luas sedikit,” sebutnya.

Berbekal demi negara dan kemajuan wilayah perbatasan, Dandim Nunukan coba bertemu pemilik lahan meminta negosiasi yang disambut positif oleh H. Nuwardi, dengan cuma-cuma memberikan lahannya

Meski akses jalan menuju lahan belum maksimal, namun secara struktur kekerasan tanah sudah cukup padat, sehingga akan memudahkan bagi transportasi kendaraan pengangkut material keluar masuk menuju lokasi.

“Jiwa nasionalis beliau kemajuan pulau Sebatik sangat tinggi, kami minta lahan langsung disambut positif dengan menghibahkan lahan, saya sangat berterima kasih” ujarnya.

Tony menjelaskan, dari sebanyak 171 koperasi merah putih yang terdaftar di Pemerintah Nunukan, terdapat dua KDKMP dalam progress pembangunan gedung yaitu di Desa Makmur, Kecamatan Tulin Onsoi dan Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik

Pembangunan kedua KDKMP tersebut dipandang paling mudah karena tidak memerlukan timbunan dan pengerasan lahan, sehingga Kodim Nunukan mulai melaksanakan kegiatan fisik sejak akhir tahun 2025.

“Pembangunan KDKMP dibiayai pemerintah pusat, setelah bangunan selesai, pemerintah desa dapat memilikinya dengan pembayaran skema cicil selama 6 tahun,” tuturnya.

Keberadaan KDKMP nantinya menjadi milik desa dan dikelola oleh pemerintah desa, sehingga bagus tidaknya koperasi sangat tergantung oleh pengurus koperasi dan pemerintah setempat serta masyarakat.

Oleh karena itu, Tony meminta partisipasi masyarakat dan pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan KDKMP, karena keberadaan koperasi merah putih digadang-gadang akan memperbaiki perekonomian desa.

“Alokasi pembangunan KDKMP cukup minim, kami harus menyuplai material ke Surabaya berlomba dengan daerah lainnya yang sama-sama membangun KDKMP,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.