Irwan Sabri Fasilitasi Pengobatan Udin Warga Sebatik Barat ke RSUD Nunukan

oleh -859 views
oleh
Anggota DPRD Nunukan Andre Pratama mengantar Udin warga Sebatik Barat berobat rujukan ke RSUD Nunukan

NUNUKAN.LK – Bupati Nunukan Irwan Sabri bersama Anggota DPRD Nunukan, Andre Pratama, memfasilitasi pengobatan Udin, warga Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, yang mengalami gangguan pendengaran dan ginjal.

“Udin tinggal seorang diri menumpang di rumah warga. Kondisi kesehatannya semakin memburuk tidak lagi bisa mendengar, batuk-batuk dan ada sakit dibagian ginjal,” kata Andre, Senin (19/01/2026).

Pengobatan Udin sempat terkendala identitas kependudukan karena sejak merantau dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ke pulau Sebatik tahun 2018, pria berusia 41 tahun ini belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Tanpa KTP dan kartu BPJS, pihak Puskesmas Sebatik hanya bisa memberikan pemeriksaan kesehatan biasa dan obat sekedarnya yang tentunya tidak banyak membantu penyembuhan.

“Kemarin saya mengunjungi rumah Udin, kita intervensi kendala dan apa saja yang perlu dilakukan untuk pengobatan,” ucapnya.

Dari hasil kunjungan itulah, Andre menghubungi Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, lewat sambungan video call menyampaikan kondisi warga Desa Setabu yang membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan.

Bupati meminta Andre segera membantu menyiapkan kelengkapan administrasi penerbitan KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk syarat pengurusan kartu BPJS Kesehatan, serta membawa Udin ke Puskesmas  guna mendapatkan surat rujukan pengobatan ke RSUD Nunukan.

“Kemarin sudah kita rujuk ke RSUD Nunukan. Bupati juga sudah menghubungi direktur RSUD minta pelayanan kesehatan maksimal untuk Udin,” ujarnya.

Andre Pratama bersama warga Sebatik mengantar Udin ke RSUD Nunukan

Sesuai rencana, staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, pada hari ini dijadwalkan bertemu Udin di RSUD Nunukan melakukan perekaman KTP dan penerbitan KK.

Respon cepat Bupati Nunukan membantu pelayanan masyarakat mendapat apresiasi warga Sebatik. Dilain sisi, Andre memastikan segala keperluan administrasi selesai dalam waktu dekat, termasuk kartu BPJS.

“Sebelum kami ketemu Udin di rumahnya, saya sudah kirimkan keperluan makan dan uang, saya juga sudah koordinasi dengan warga membantu pengobatan,” tuturnya.

Udin yang ketika sehat bekerja sebagai buruh tombak kelapa sawit di Sebatik, sempat menikah dengan perempuan warga Sebatik, dari penikahan tersebut melahirkan seorang anak.

“Udin ini hanya segelintir masyarakat yang kesulitan, mungkin masih banyak lagi warga lain-lain butuh perhatian pemerintah,” bebernya.

Saat ini RSUD Nunukan sedang melakukan pemeriksaan darah dan rontgen memastikan jenis penyakit pasien. Bupati Nunukan juga secara khusus meminta Andre melakukan pendampingan pengobatan Udin.

Selain melengkapi admnistrasi kependudukan Udin, Andre berencana bertemu Dinas Sosial Nunukan mengajukan permohonan bantuan penanganan warga kurang mampu guna mefasilitasi kepulangan Udin ke Kabupaten Bone.

“Udin minta kalau sudah sembuh hendak pulang ke kampungnya bertemu orang tua. Kebetulan juga rumah ditempati Udin hendak direnovasi pemiliknya,” ungkap Andre.

No More Posts Available.

No more pages to load.