Terjatuh Saat Pasang Ambau, Anak 7 Tahun Ditemukan Tewas Dibawah Jemuran Rumput Laut

oleh -
oleh
Jenazah korban ditemukan keluarganya

NUNUKAN.LK – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun, Argha Alfarezi, warga Jalan Fatahillah Rt. 10, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, ditemukan tewas mengambang di bawah jemuran rumput laut, Sabtu (14/02/2026).

Kasi Humas Polres Nunukan Ipda Sunarwan, mengatakan Argha diduga terpeleset saat memasang ambau atau alat tangkap ikan dan kepiting di sekitar jemuran rumput laut di Jalan Tanjung Rt. 24 Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan

“Tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyata sekitar pukul 20:00 Wita,” kata Sunarwan, Minggu (15/02/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, korban yang awalnya bersama teman-temannya merakit ambau sekitar pukul 07:00 Wita di depan rumah neneknya di Jalan Tanjung RT 24 berjalan ke arah penjemuran rumput laut.

Setiba di lokasi kejadian, teman-teman korban mulai memasang ambau di beberapa titik tempat, sedangkan korban hanya duduk di sudut jemuran rumput sembari melihat kegiatan temannya.

“Setelah memasang ambau, teman-temannya pulang ke rumah masing-masing tanpa memperhatikan keberadaan Argha dan mengira korban sudah pulang,” ujarnya.

Tidak berapa lama, warga bernama Andi Yunus yang sedang duduk di depan kiosnya melihat keluarga korban terlihat bingung mencari Argha karena belum pulang ke rumahnya hingga malam hari.

“Warga beramai – ramai melakukan pencarian dan menemukan Argha tepat dibawah kolong jemuran rumput laut dalam keadaan mengapung telungkup,” sebutnya.

Tubuh Argha yang tidak bergerak lagi sempat dilarikan ke Puskesmas Nunukan, dalam waktu bersamaan pula keluarga korban melaporkan kejadian ke Polsek Nunukan guna penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan Polisi, struktur pinggiran jemuran rumput laut yang dipakai pijakan oleh korban terlihat sangat rapuh. Lokasi itu juga biasanya dipakai oleh anak-anak untuk bermain dan memasang ambau.

No More Posts Available.

No more pages to load.