“Saya heran kenapa dinas-dinas ini mengorbankan anak-anak sekolah, kalau perlu kendaraan cari kendaraan lain, jangan bus sekolah dipinjam,” tuturnya.
Selain sering dipinjam dinas pemerintah, bus sekolah SMPN 02 Nunukan yang berusia cukup lama mulai mengalami kerusakan akibat tingginya aktivitas antar jemput anak setiap hari ke sekolah.
Bus sekolah yang mulai tidak layak pakai bisa saja membahayakan anak-anak sekolah, karena lintasan jalan menuju lokasi sekolah di Jalan Sei Fatimah Nunukan, melewati jalan tanjakan cukup tinggi dan berbelok-belok.
“Dari pada Silpa tiap tahun dikembalikan ke negara, kenapa uang itu tidak digunakan untuk kemajuan pendidikan di Nunukan,” ujarnya.

