NUNUKAN.LK – Anggota DPRD Nunukan, H. Syafrudin menggelar reses di pemukiman penduduk pesisir laut belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) Jaya Sakti, di Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan.
“Warga disana meminta perbaikan jembatan jerambah dan rehabilitasi rumah rumah penduduk untuk keluarga miskin,” kata Syafrudin, Jumat (08/11/2025)
Keberadaan jambatan jerambah sangat penting karena di bagian sisi dan kanan jembatan terdapat banyak rumah-rumah warga, jembatan menjadi akses satu-satunya untuk bisa menuju daratan atau jalan raya.
Syafrudin menjelaskan perbaikan jembatan membutuhkan biaya cukup besar lantaran jembatan tersebut mengelilingi rumah-rumah warga, sehingga tidak mungkin langsung dalam satu kali anggaran Pokok Pikiran (Pokir) dewan.
“Kalau bertahap mungkin bisa menggunakan anggaran Pokir dewan atau ditambah dengan alokasi dana pemerintah daerah,” ucapnya.
Selain jembatan, masyarakat juga meminta ada perhatian lebih dari pemerintah terhadap rumah rumah warga miskin yang mulai lapuk akibat termakan usia.
Beberapa rumah warga yang diusulkan renovasi mengali kerusakan mulai dari dinding jebol atap seng bocor. Usulan perbaikan rumah ini dapat kiranya dapat direalisasikan dalam program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) Pemkab Nunukan, per unit 25 juta
“Saya sampaikan ke warga syarat rehab itu harus ada surat kepemilikan lahan dan sudah ada rumah, kalau belum ada bentuk rumah tidak bisa itu,” terangnya.
Syafrudin menerangkan, pada reses tahun 2025 dirinya fokus membantu perbaikan masjid dan mushola yang salah satunya adalah pembangunan Masjid Al Izzah di jalan Cut Nyak Dien Nunukan, dengan nilai bantuan 750 juta.
Sedangkan untuk reses tahun 2026 akan menyasar pembangunan umum seperti jalan, rumah dan lainnya sesuai aspirasi masyarakat yang terserap. Sebagai anggota DPRD, dirinya berupa merealisasikan usulan-usulan lewat penyampaian pembahasan anggaran DPRD.




