NUNUKAN.LK – Plt. Direktur RSUD Nunukan, Andi Bau Tune Mangkau, bersama staf dan jajaran menerima kunjungan monitoring sejumlah anggota DPRD Nunukan, sebagai bentuk pengawasan terhadap LKPJ Bupati Nunukan tahun 2025.
“Monitoring ini bertujuan memastikan pelayanan berjalan optimal merata sesuai standar, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, termasuk keterbatasan tenaga medis, sarana prasarana, serta efektivitas penggunaan anggaran,” kata Andi Bau, Jumat (03/04/2026).
Saat ini RSUD Nunukan berupaya memperbaiki sistem kesehatan mulai dari capaian layanan hingga tantangan operasional yang dihadapi. Ia menegaskan komitmen manajemen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami terus melakukan pembenahan sisi pelayanan maupun manajemen internal, agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, cepat, dan berkualitas,” ujarnya,
Andi Bau menerangkan pentingnya dukungan dari pemerintah dan DPRD dalam pemenuhan fasilitas dan tenaga medis. Sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan karena RSUD Nunukan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan perbatasan.
Sementara itu, Ketua tim monitoring DPRD Nunukan, Andi Mariyati, menuturkan monitoring DPRD di semua daerah pemilihan merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa hambatan,” terangnya.
Dari hasil monitoring, DPRD Nunukan akan melihat – upaya – upaya dilakukan, namun masih diperlukan peningkatan, terutama pada fasilitas sarana dan prasarana, ketersediaan tenaga medis, dan responsivitas pelayanan.
“Hasil kunjungan akan menjadi bahan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah guna mendukung perbaikan yang lebih konkret dan terukur,” bebernya.
Selama berada di RSUD Nunukan, DPRD Nunukan menggali berbagai informasi terkait ketersediaan obat-obatan, kesiapan fasilitas, serta kualitas pelayanan bagi pasien rawat inap dan rawat jalan hingga aspek transparansi pengelolaan anggaran
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama antara legislatif dan pihak rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di Nunukan.
“Dengan sinergi yang kuat, diharapkan RSUD Nunukan dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutupnya.




