Rismanto Usulkan Pembangunan Dermaga Bongkar Muat Barang di Sebuku

oleh -130 views
oleh
Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Rismanto

NUNUKAN.LK – Anggota DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto, mengusulkan pembangunan pelabuhan untuk sandar kapal-kapal bermuatan barang sembako dan orang di wilayah Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan.

“Intensitas transportasi pelayanan kapal barang di Kecamatan Sebuku terus meningkat, hampir setiap hari kapal kayu muatan 30 sampai 50 ton masuk disana,” kata Rismanto, Senin (11/05/2026).

Selama ini arus kedatangan kapal barang sandar di dermaga Aki Batawol yang kurang layak untuk kapal-kapal berukuran besar. Sebuku sendiri merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk cukup banyak mencapai 13.000 jiwa.

Rismanto menerangan, usulan pembangunan pelabuhan bongkar muat barang disuarannya dalam rapat kerja pembahasan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RTRW Kaltara tahun 2025-2044.

“Keberadaan pelabuhan di Sebuku sangat krusial dan strategis. Setiap hari ada ratusan ton barang sembako masuk di sana,” ucapnya.

Pembangunan pelabuhan bongkar muat barang secara otomatis akan meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi di Kecamaan Sebuku terdapat beberapa perusahaan perkebunan sawit yang membutuhkan suplai sembako cukup banyak.

Selain memudahkan bongkar muat barang, keberadaan pelabuhan yang memadai akan mempermudah masuknya distribusi Badan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan masyarakat maupun perusahaan di wilayah pedalaman Sebuku.

“Ketika urusan pengiriman barang lancar dan mudah, maka secara otomatis harga barang di wilayah akan turun mengikuti rendahnya biaya operasional,” bebernya.

Lancarnya distribusi barang sembako di wilayah pedalaman sangat berpengaruh terhadap ketergantungan masyarakat pada barang produk luar negeri yang selama ini masih banyak beredar di pasar lokal.

Sebagai anggota DPRD Kaltara perwakilan Kabupaten Nunukan, Rismanto berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Sebuku, yang selama ini sangat menantikan kehadiran pelabuhan layak untuk bongkar muat barang.

“Kalau Sebuku dibangun pelabuhan, wilayah terdekat seperti Sebakis dan Kecamatan Tulin Onsoi akan ikut mudah mendapatkan barang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, distribusi barang di Kecamatan Sebuku selama ini terpusat di dermaga Aki Batawol yang berada di Desa Pembeliangan. Dermaga minim fasilitas ini dibangun menggunakan APBD Provinsi Kalimantan Timur, tahun 2014 senilai Rp 23 miliar.

Desa Pembeliangan merupakan tempat singgah pertama bagi masyarakat yang akan keluar dan masuk melalui jalan darat menuju Kecamatan Sembakung, Kecamatan Sembakung Atulai, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Lumbis Ogong dan Kecamatan Tulin Onsoi, bahkan ke Kabupaten Malinau.

“Sarana dan prasarana dermaga Aki Betawol kurang memadai, tempat sandar kapal kecil dan ketika air surut dermaga akan sulit disandari kapal,” beber Rismanto

 

No More Posts Available.

No more pages to load.