Pemadaman bergilir diharapkan tidak terjadi lagi di tahun 2024 bersamaan berpasangan 2 unit mesin diesel bertenaga 2 megawatt di PLTD Sei Bilal, tambahan mesin ini menambah daya mampu listrik PLN Nunukan sebesar 18 megawatt dengan beban puncak 16 megawatt.
“Bulan Agustus dan Oktober 2023 terjadi pemadaman karena PLN Nunukan defisit listrik, sekarang kita surplus 2 megawatt,” bebernya.
Untuk meningkatkan mutu pelayanan listrik di Nunukan, PT PLN telah merencanakan penambahan 1 x 2 megawatt mesin pembangkit tenaga gas di PLTMG Sebaung dan perbaikan mesin diesel berkapasitas 1,3 megawatt di Sei Limau, Kecamatan Sebatik.
Penambahan 2 unit mesin bertenaga gas dan perbaikan mesin 1,3 megawatt diharapkan terealisasi tahun 2024 agar persoalan listrik di perbatasan Nunukan dapat terkendali dengan baik hingga ke tahun berikutnya.
“Kalau listrik padam tidak hanya pelanggan yang rugi, kami PLN sebagai penjual arus listrik ikut merugi karena tidak menjual daya,” terangnya.

