Program MBG di Nunukan kota Dihentikan Menunggu Tutup Wadah Omprengan Datang

oleh -1,239 views
oleh
Program MBG di SMPN 1 Nunukan saat masih menggunakan wadah plastik

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Nunukan kota dihentikan sementara waktu menunggu pihak mitra kerja menyiapkan ompreng stainless sebagai wadah penyajian makanan di semua sekolah.

Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk wilayah Nunukan kota, Sulaimana mengatakan program MBG harusnya sudah berjalan sebagaimana di daerah lainnya, hanya saja khusus di wilayah Nunukan kota masih terkendala wadah ompreng.

“Harusnya sejak anak-anak masuk sekolah tahun ajaran baru tahun 2025 sudah dimulai MBG, tapi pihak penyedia belum bisa langsung menyiapkan ompreng stainless,” kata Sulaiman pada Niaga.Asia, Rabu (23/07/2025).

Keterlambatan pelaksanaan MBG di Nunukan kota bukanlah satu masalah karena saat ini pihak yayasan penyedia BMG telah melakukan pemesan wadah omprengan sesuai standar kesehatan.

Adapun jenis ompreng yang harus dipenuhi pihak penyedia berbahan stainless lengkap dengan penutup bagian atas, dan sebelum digunakan untuk menyimpan makanan, ompreng dipastikan steril dari bahan berbahaya.

“Sebenarnya pihak penyedia sudah pesan omprengan, tapi tidak sekalian tutupnya, ini lagi ditunggu kedatangan tutupnya,” jelasnya.

Sulaimana menerangkan, penggunaan wadah plastik untuk menyimpan MBG tentunya ada batas waktu penggunaan. Semua pihak penyedia sudah seharusnya menjalankan proses memasak hingga penyajian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

“Info kami terima minggu depan sudah datang penutup omprengan. Kami juga berharap bisa segera dilaksanakan kembali MBG di pulau Nunukan,” bebernya.

Sementara itu, Yayasan Abi Al Ummi selalu mitra kerja ditunjuk Badan Gizi Nasional (BGN) penyedia MBG di Kecamatan Nunukan Selatan, Muhammad Marwan mengaku pihaknya tetap mendistribusikan MBG sejak dimulainya pembelajaran tahun ajaran baru 2025.

“Kami sudah lama pesan ompreng lengkap dengan tutupnya, kalau tidak salah dari Februari 2025 sudah pakai ompreng,” tuturnya.

Dengan terpenuhinya SOP penyediaan MBG, dapur masak milik Marwan yang beralamat di  Jalan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, terus bekerja memenuhi pelayanan MBG dibawah pengawasan TNI, Polri dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Aktivitas memasak didapur milik Marwan mulai terlihat pagi pukul 03.00 Wita hingga berakhirnya pengantaran makanan pukul 12.00 Wita. Sedikitnya 3 unit kendaraan disiapkan dalam mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah.

“Kami punya 45 orang pekerja dengan sistem kerja 2 kelompok. Tiap kelompok bekerja sesuai waktu yakni dari jam 3 sampai 9 pagi, dan jam 9 pagi sampai jam 1 siang,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.