Polisi Amankan Perempuan Pembuang Jasad Bayi di Sebatik, Diduga Hasil Selingkuhan

oleh -346 views
oleh
Pelaku pembuang bayi di pinggiran Jalan Jenderal Sudirman, Desa Padaidi, Kecamatan Sebatik Timur

NUNUKAN.LK – Polsek Sebatik Timur, mengamankan N (21) diduga pelaku pembuang jasad bayi perempuan yang ditemukan warga di pinggiran Jalan Jenderal Sudirman Rt. 04 Desa Padaidi, pulau Sebatik, Minggu (23/08).

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Idris mengatakan, pelaku N warga Jalan Pangeran Diponegoro RT 03 Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur, diduga sebagai pembuang bayi sekaligus orang tua bayi.

“Pasca ditemukan bayi dalam tas plastik warna hitam, Polisi langsung melakukan penyelidikan berkoordinasi dengan Puskesmas dan warga menelusuri siapa saja warga hamil dalam berapa bulan terakhir,” kata Idris, Minggu (30/08/2026).

Dari hasil penyelidikan itulah, Unit Reskrim Polsek Sebatik menemukan beberapa alat bukti dan keterang saksi mengarah pada N. bayi yang dibuang ibunya tersebut merupakan hasil perselingkuhan pelaku dengan kekasih gelapnya.

“Pelaku melahirkan bayi Jumat 21 Agustus 2026 sekitar pukul 12.30 Wita. Proses melahirkan terjadi di WC rumahnya tanpa dibantu siapapun,” sebutnya.

Baca juga : 

Dalam pemeriksaan Polisi, N mengaku berselingkuh dan melakukan hubungan intim dengan pria berinisial A (26) sejak Desember 2026, hubungan badan kedua terus berlanjut hingga pelaku mengetahui bahwa dirinya hamil.

Awalnya A bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya, namun saat itu N masih berstatus sebagai istri orang. Dalam kondisi tidak menentu itulah, pelaku berinisiatif menggugurkan kandungannya dengan meminum obat-obatan.

“Pelaku menolak kesiapan A bertanggung jawab karena statusnya masih menikah, upaya meminum obat penggugur kandungan gagal, janin tetap bertahan hingga melahirkan,” tutur Idris.

Merasa niat baiknya terus ditolak, A langsung memblokir kontak dan semua Sosmed milik pelaku serta sama sekali memutuskan hubungan asmaranya. Keduanya hilang kontak hingga N melahirkan bayi kecil.

Proses melahirkan berjalan secara normal tanpa bantuan bidan atau dukun beranak, awalnya bayi lahir dalam kondisi selamat, bahkan N sempat menggendong serta menimang – nimang anaknya dengan kasih sayang.

“Pelaku sempat memberikan ASI kepada anaknya hingga tertidur tetap di ranjang, N juga ikut berbaring disamping anaknya,” ujarnya.

Selang berapa berapa jam, pelaku yang kaget melihat bayinya tidak bernafas mengambil sebuah tas dan memasukan jasad bayi, pelaku kemudian membawa tas tersebut menggunakan sepeda motor ke arah Desa Padaidi.

Tepat di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Padaidi, palaku meletakkan tas plastik berisi bayi di pinggiran jalan dan selang dua hari kemudian, jasad bayi ditemukan warga dalam kondisi sudah membusuk.

“Temuan jasad bayi viral di media sosial, pelaku yang mengetahui hal itu merasa ketakutan serta cemas. Pelaku saat ini sudah diamankan,” terang Idris.

No More Posts Available.

No more pages to load.