NUNUKAN.LK – Suasana haru sekaligus gembira menyelimuti warga Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan. Setelah sekian lama hidup dalam keterbatasan penerangan, kini sebanyak 10 Desa di Kecamatan Lumbis Hulu yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) akhirnya dapat menikmati cahaya listrik berkat upaya bersama PLN dan pemerintah daerah.
Peresmian listrik desa ini dilakukan secara simbolis pada kamis, 21 Agustus 2025 oleh Manager PLN UP3 Berau dan Manajer PLN UP2K Kalimantan Utara, didampingi Camat dan Sekretaris Camat Lumbis Hulu serta Kepala Desa dan Tokoh Adat. Acara sederhana namun penuh makna itu digelar di tengah antusiasme warga yang sejak lama mendambakan hadirnya listrik sebagai kebutuhan dasar.
Manager PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, menyampaikan bahwa proyek listrik kecamatan di Lumbis Hulu merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan keadilan energi di seluruh pelosok negeri. “Kami sadar betul, listrik bukan hanya soal penerangan. Listrik adalah penggerak kehidupan, penggerak pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat. Kami ingin masyarakat di Lumbis Hulu merasakan terang yang sama seperti saudara-saudara mereka di perkotaan,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur listrik di wilayah ini bukan perkara mudah. Medan geografis yang berat, akses transportasi yang terbatas, serta kondisi alam yang menantang menjadi hambatan tersendiri. Namun berkat kerja keras tim PLN dan dukungan masyarakat serta pemerintah kecamatan, jaringan listrik berhasil dibangun. Tercatat sepanjang 5,6 kms Jaringan Tegangan Menengah, 4,9 kms Jaringan Tegangan Rendah, serta 4 unit gardu distribusi kini siap melayani kebutuhan warga.
“Tantangan dilapangan berhasil kita lalui berkat doa dan kerja keras kita semua, semangat juang insan PLN dan warga. Kami titip jaringan kami, tolong dijaga dan dirawat bersama sama,” ujar Yanuar selaku Manager UP2K Kaltara.
Camat Lumbis Hulu, Justinus, mengapresiasi kehadiran PLN yang dinilainya telah membawa perubahan besar. “Selama 80 tahun warga gelap gulita, hanya mengandalkan lampu minyak. mudah mudahan dengan adanya listrik ini menjadi penunjang kegiatan masyarakat. Anak-anak bisa belajar di malam hari, usaha kecil bisa berkembang, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih baik. Ini adalah berkah besar bagi masyarakat Lumbis Hulu, Terimakasih PLN” ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah warga tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia mereka. Salah satunya Maswin, yang mengatakan, “Kami sudah lama menunggu momen ini. Dulu kalau malam gelap gulita, sekarang desa kami sudah terang benderang.”
Program listrik desa ini sekaligus mendukung target pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional, terutama di wilayah perbatasan dan pedalaman. PLN menegaskan akan terus memperluas jangkauan listrik di Kalimantan Utara, agar masyarakat di pelosok nusantara dapat merasakan manfaat energi yang merata.
Peresmian listrik di Lumbis Hulu menjadi simbol nyata kehadiran negara di perbatasan, sekaligus bukti bahwa tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk diterangi. Dengan cahaya listrik yang kini menyala, Lumbis Hulu menatap masa depan yang lebih terang, penuh harapan, dan berdaya saing.




