Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Nunukan Naik 3,89 Persen, Persentase Kemiskinan Turun 0,46 Poin

oleh -
oleh
Irwan Sabri Mengenakan pakaian adat Dayak di acara rapat paripurna HUT Kabupaten Nunukan ke-27 di gedung DPRD Nunukan

NUNUKAN.LK – Capaian indikator makro Kabupaten Nunukan tahun 2025 menunjukkan perkembangan cukup positif. Hal ini tercermin dari perbaikan sejumlah indikator utama, baik dari aspek ekonomi, kesejahteraan masyarakat, ketenagakerjaan, pemerataan pendapatan, maupun pembangunan manusia.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Nunukan, Irwan Sabri dalam pidato Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-27, yang di gelar di gedung DPRD Nunukan, Senin (12/10/2026).

Irwan menyampaikan, pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 naik sebesar 3,98 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak tangguh dan dinamis di tengah berbagai dinamika ekonomi global.

Meskipun demikian, angka pertumbuhan ekonomi tahun 2025 perlu menjadi perhatian bersama, karena masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah Nunukan masih perlu memperkuat sektor-sektor unggulan daerah, peningkatan nilai tambah sumber daya lokal, pengembangan umkm, investasi, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih produktif,” kata Irwan, Selasa (13/10/2026).

Seiring bergeraknya aktivitas perekonomian, persentase kemiskinan berhasil ditekan menjadi 5,27 persen atau turun 0,46 poin jika dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,73 persen, dengan angka kemiskinan tahun 2025 tercatat sekitar 11,81 ribu jiwa.

“Capaian ini menunjukkan bahwa berbagai intervensi pembangunan yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat mulai memberikan hasil,” ujarnya.

Pada aspek ketenaga kerjaan, tingkat pengangguran terbuka tahun 2025 sebesar 2,61 persen atau turun 0,10 persen dibandingkan tahun 2024 dianga 2,71 persen. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasar kerja di Kabupaten Nunukan.

Begitu pula terhadap aspek pemerataan pendapatan, gini ratio tahun 2025 tercatat 0,257 lebih rendah dibandingkan tahun 2024 sebesar 0,381.  Perkembangan ini adalah bagian penting dalam melihat pemerataan hasil pembangunan dan distribusi pendapatan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan manfaat yang dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” sebutnya.

Dibidang penyediaan air bersih, Pemerintah Nunukan di tahun 2026 memprogram pengelolaan dan pengembangan spam dengan targetkan 5 unit, optimalisasi spam jaringan perpipaan 2 paket dan optimalisasi spam bukan jaringan perpipaan sebanyak 2 paket.

Selain itu, terdapat kegiatan untuk mempertahankan ketersediaan air baku dengan melakukan pemeliharaan embung/waduk. pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk pembebasan embung lapri.

Hal sama dilakukan terhadap penyediaan energi listrik, dimana tahun 2026 pembangunan PLTS komunal akan dilaksanakan di  kelompok Desa Panas, Kecamatan Lumbis Pensiangan dan kelompok Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Krayan Tengah

“Pembangunan PLTS dilaksanakan melalui kerjasama Kementerian ESDM dan Dinas ESDM Provinsi Kaltara dan Pemerintah Nunukan,” terangnya.

Untuk program pembangunan infrastruktur jalan, Pemerintah Nunukan memprogramkan 100 kilometer jalan tani per tahun, dimana tahun 2026 ditargetkan 151 paket pekerjaan yang tersebar di 16 kecamatan.

Sedangkan untuk pembangunan jalan 50 kilometer menghubungkan kecamatan dan desa, tahun 2026 ditargetkan pekerjaan jalan baru 6,5 kilometer, rehabilitasi jalan 4 kilometer, pemeliharaan jalan rutin 19 kilometer, dan rekonstruksi jalan 18,4 kilometer.

No More Posts Available.

No more pages to load.