NUNUKAN.LK – Sebanyak 25 persenel Batalyon TP 881 Baratama Dharma, dikerahkan membantu pemadaman dan evakuasi korban kebakaran yang menghanguskan 6 unit rumah dan toko di Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Senin 15 Desember 2025.
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 881 Baratama Dharma, Letkol (Inf) Riswantoro, mengatakan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08:40 Wita berasal dari rumah warga penjual Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Sebelum kejadian, warga bernama M. Armawan dan Ramadhan melakukan penyedotan BBM jenis pertalite dari drum ke jerigen menggunakan mesin dinamo listrik,” kata Letkol Riswantoro, Senin (15/12/2025)
Melihat adanya rembesan BBM ke bagian mesin dinamo, Ramadhan mematikan mesin dan berupa memperbaikinya, namun saat di kembali mesin dinyalakan untuk mengisi BBM ke jerigen timbul percikan api di mesin dinamo.
“Percikan api di mesin dinamo menyambar drum BBM mengakibatkan rumah dan toko milik Hamsir terbakar hingga merambat ke rumah sekitarnya,” sebutnya.
Berdasarkan saksi mata dan data lapangan, kobaran api yang sangat besar menghanguskan 6 bangunan rumah dan toko masing-masing milik Haripuddin (55), Hamsir (37), Rustang (41), Jumadi Talia (51), Kartika Nova Dewi (38) dan Hendi Setiawan (23).
Ramadhan bersama Armawan yang panik berusaha mengambil air untuk menyiram api yang membakar drum BBM dan meminta bantuan sama warga, akan tetapi api semakin menyebar luas ke bangunan lainnya.
“Bangunan yang terbakar toko Sembako, toko alat tulis kantor dan toko berjualan baju, elektronik dan pakan burung,” terangnya.
Kobaran api sangat cepat menyebar melalap 6 bangunan rumah dan toko. Selang 10 menit terdengar suara sirine mobil pemadam dari Kecamatan Sebuku dan Tulin Onsoi, tiba di lokasi kebakaran dibantu 5 unit mobil pick up milik warga yang memuat air bersih.
“Pemadalam api dilakukan bersama oleh TNI-Polri, Damkar dan bantuan masyarakat setempat,” jelasnya.
Musibah kebakaran di desa Apas diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp 5 miliar. Adapun barang-barang yang hangus terbakar terdiri 4 unit toko sembako, 1 unit toko ATK, 1 unit toko baju dan elektronik, 1 unit mobil truk Dutro, 1 unit mobil Hilux serta 1 unit mobil Xenia.
Satu orang warga bernama Sri Yuliana yang juga saksi mata dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Sebuku, karena kaki bagian kanan terkena sambaran api yang datang dari kolong rumahnya.
“Personil Batalyon TP 881 Baratama Dharma meninggalkan lokasi kebakaran sekitar pukul 14:30 Wita. Evakuasi kebakaran aman dan lancar,” tuturnya.




