Penderita AIDs di Nunukan Didominasi Komunitas Homoseksual

oleh -280 views
oleh
Lelaki Suka Lelaki

NUNUKAN.LK – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Nunukan, mengingatkan masyarakat agar menjaga keluarganya dari pergaulan menyimpang orientasi hubungan seks sesama jenis.

“Terutaam hubungan seks menyimpang antara Lelaki Suka Lelaki (LSK) dengan istilah Gay atau Homoseksual yang belakang mulai berkembang di Nunukan,” kata KadinkesP2KB Nunukan, Hj. Miskia, Rabu (14/01/2026).

Merujuk data DinkesP2KB Nunukan tahun 2025, tercacat 50 persen penderita Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDs) di Nunukan, merupakan laki-laki yang memiliki pergaulan hubungan seks menyimpang LSK.

Satu orang laki-laki penderita AIDs di Nunukan yang tergolong masih remaja diketahui meninggal dunia di tahun 2025, selebihnya masih dalam pengobatan di RSUD Nunukan maupun RSUD kota Tarakan

“Jumlah penderita AIDs yang tercatat di Nunukan sebanyak 34 orang, tapi jumlah riilnya kemungkinan lebih banyak karena sebagian penderita berobat di Tarakan dan lainnya,” sebutnya.

Melihat tingginya dominasi penderita AIDs dari kalangan lelaki, Miskia menghimbau masyarakat dan keluarga mengawasi pergaulan anak-anaknya, terutama untuk anak usia remaja yang rentan tertular hubungan LSK.

Pergaulan LSL biasanya menyasar anak remaja, hal ini dibuktikan dari hasil pendataan DinkesP2KB Nunukan tahun 2024 – 2025 yang mencatat jumlah remaja dan dewasa tertular AIDs lebih tinggi dibandingkan orang tua.

“Secara data jumlah AIDs mengalami penurunan dari 36 orang di tahun 2024 turun menjadi menjadi 34 orang di tahun 2025,” ujarnya.

Kehidupan sosial pelaku LSL di tiap daerah biasanya terhubung dengan kelompok LSL daerah – daerah lainnya, pergaulan yang sangat tertutup ini saling melindungi dan biasanya saling memberikan dukungan baik materi maupun kasih sayang.

Miskia tidak menjelaskan secara rinci kelompok LSL di Nunukan, namun menurutnya, kelompok-kelompok telah membentuk sirkel yang terus berkembang setiap tahun yang jika tidak dihentikan akan berkembang semakin luas.

No More Posts Available.

No more pages to load.