NUNUKAN.LK – Sempat ditunda dengan alasan narionlisasi anggaran yang terjadi di Pemerintah Nunukan, bantuan hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahap I akhirnya dapat dicairkan akhirnya Agustus 2025.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Nunukan, H. Abdul Halid, mengatakan pencairan dana hibah Koni tahap I sebesar Rp 600 juta dijadwalkan paling lama 30 Agustus 2025.
“Mungkin satu atau dua hari ini dana Koni sudah cair ya. Sekarang berkasnya sudah masuk di bagian keuangan Pemkab Nunukan,” kata Halid, Kamis (28/08/2025)
Halid menerangkan keterlambatan pencairan dana Koni Nunukan, disebabkan beberapa hal mulai dari rasionalisasi anggaran, perbaikan atau perubahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hingga evaluasi kinerja Koni.
Berbeda dengan KNPI dan Kormi yang sudah cair lebih dulu, Halid menjelaskan pencairan dana hibah kedua organisasi tersebut sangat lancar karena tidak ditemukan kendala pada administrasi maupun evaluasi kepengurusan.
“Minggu lalu sudah sudah diajukan pencairan dana Koni, cuma terkendala jaringan internet, jadi berkas tidak bisa masuk sistem,” tuturnya.
Halid mengaku belum memeriksa berapa total usulan bantuan dana Koni Nunukan, hanya saja jika mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, nilai usulan yang masuk ke pemerintah daerah sekitar Rp 1,5 miliar.
Sistem pencairan dana hibah Koni masih sama seperti tahun sebelumnya dilakukan dalam 2 tahap, dimana tahap pertama dicairkan sekitar 50 persen dan sisanya menyusul setelah pengurus melaporkan penggunaan dana tahap I.
“Kalau tidak ada perubahan total usulan dana Koni Rp 1,5 miliar yang sumber anggarannya diambil dari APBD murni tahun 2025,” bebernya.
Halid memaklumi adanya desakan dari pengurus Koni Nunukan, yang meminta kepastian jadwal pencairan dana, Menurutnya, desakan itu semata-mata untuk keperluan pembinaan atlet jelang mengikuti turnamen atau lomba.



