NUNUKAN.LK – Pemerintah Nunukan menggelar Pra Bimbingan Teknis (Bimtek) kesiapan implementasi penggunaan aplikasi elektronik Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (E-SAKIP) berbasis digital
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Litbang Nunukan menghadirkan narasumber dari tenaga ahli Pusat Pengembangan Manajemen dan Sistem Informasi (PPMSI), Andi Erwing.
Sekretaris Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan, Enos Ramba mengatakan transisi menuju E-SAKIP bukan sekadar perpindahan media dari manual ke digital, melainkan upaya menciptakan budaya kinerja.
“Alur kerja aplikasi E-SAKIP dirancang untuk mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan kinerja secara real-time,” kata Enos, Rabu (15/04/2026).
Fokus utama Pra-Bimtek E-SAKIP ini adalah melakukan identifikasi kendala teknis serta sinkronisasi data antar instansi agar saat pelaksanaan bimtek lanjutan, sistem sudah siap digunakan tanpa kendala berarti.
Bimtek peserta pra diikuti oleh jajaran strategis di lingkungan Pemerintah Nunukan, seperti Kepala Bagian Organisasi Setda Nunukan, Inspektorat sebagai fungsi pengawasan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pejabat Penyusunan Program (Sungram) serta staf teknis dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dengan adanya aplikasi E-SAKIP diharapkan nilai SAKIP Kabupaten Nunukan dapat terus meningkat,” sebutnya.
Pemanfaatan teknologi ini diproyeksikan mampu mempermudah pimpinan daerah dalam melakukan pemantauan (monitoring) terhadap target-target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
Dalam pra- Bimtek juga disiapkan waktu untuk sesi tanya jawab yang mendalam terkait teknis input data dan integrasi sistem informasi pemerintahan daerah lainnya.




