Komisi II DPRD Nunukan Bertemu Peneliti UBT Bahas Pengelolaan Budidaya Rumput Laut

oleh -2,378 views
oleh
Anggota Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam, Firman Latif dan Ramsah berdiskusi dengan peneliti Universitas Borneo Tarakan, Nur Hikmah membahas pengelolaan potensi budidaya rumput laut

Sementara itu, akademisi sekaligus peneliti budidaya rumput laut dari UBT, Nur Hikmah menuturkan rumput laut merupakan budidaya yang terbilang seksi, terutama untuk daerah pesisir di Kalimantan Utara.

“Kabupaten Nunukan memiliki kondisi perairan yang mendukung untuk pertumbuhan rumput laut, baik dari segi kualitas air maupun keragaman ekosistem laut,” bebernya.

Perairan di Nunukan menjadi salah satu daerah penghasil terbesar rumput laut di Indonesia. Budidaya rumput laut memiliki berbagai keuntungan, mulai dari nilai ekonomi yang cukup tinggi, hingga mendukung keberlanjutan ekosistem laut.

“Rumput laut merupakan komoditas yang masuk pasar internasional sebagai bahan baku industri pangan dan kosmetik,” tuturnya.

Dengan teknologi dan sistem budidaya yang tepat dan diimbangi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, potensi budidaya rumput laut dapat berkembang lebih optimal dengan hasil panen lebih besar.

“Untuk menuju kesana tentunya perlu ada kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha (petani),” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.