Pemkab Nunukan Rekrut 11 Dokter Spesialis Bertugas di RS Pratama Sebuku dan Sebatik

oleh -
oleh
Bupati Nunukan Irwan Sabri menyampaikan pidato di rapat paripurna HUT Kabupaten Nunukan ke-27 di gedung DPRD Nunukan, menyampaikan upaya peningkatan pelayanan kesehatan di perbatasan Nunukan

NUNUKAN.LK –   Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terus meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memastikan pemenuhan tenaga medis dan dokter spesialis di tiap rumah sakit.

“Secara bertahap Pemerintah Nunukan telah melaksanakan pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan, terutama rekrutmen dokter spesialis,” kata Bupati Nunukan, Irwan Sabri, Selasa (13/10/2026).

Pemenuhan SDM kesehatan tersebut dilakukan melalui proses rekrutmen tenaga dokter secara terbuka, transparan, dan akuntabel dengan realisasi yang dicapai sebanyak 11 orang dokter spesialis di tahun 2026.

Para dokter rekrutmen ditempatkan pada RS Pratama Sebuku dan RS Pratama Sebatik, sedangkan untuk PS Pratama Krayan pemenuhan tenaga dokter spesialis sedang diusulkan kepada Kementerian Kesehatan.

“Untuk pemenukan dokter RS Pratama Krayan masih menunggu dari Kementerian Kesehatan  sembari mempersiapkan sarana dan prasarana pendukungnya,” sebutnya.

Upaya penguatan manajemen rumah sakit juga dilakukan melalui pemenuhan sarana dan prasarana secara bertahap dalam rangka peningkatan mutu pelayanan RS Pratama Sebuku dan RS pratama Sebatik menjadi rumah sakit Tipe D.

Kementerian Kesehatan juga telah menunjuk Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr, Kariadi Semarang, sebagai rumah sakit rujukan nasional mendampingi RSUD Nunukan dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola rumah sakit dan penguatan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia.

“RSUD Nunukan adalah rujukan pelayanan kesehatan masyarakat di perbatasan, jadi pelayanan harus ditingkatkan guna memastikan masyarakat mendapatkan pengobatan dengan baik,” bebernya.

Proses pendampingan telah dimulai sejak Juli 2026, sejumlah dokter RSUP Kariadi Semarang, berkunjung ke RSUD Nunukan membahas kondisi tata kelola rumah sakit, capaian yang telah diraih, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi.

Tim dari RSUP Dr. Kariadi melakukan diskusi dan evaluasi terhadap implementasi penguatan manajemen, peningkatan mutu pelayanan, hingga strategi pemenuhan standar akreditasi dan keselamatan pasien.

Transformasi rumah sakit tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan pengadaan peralatan medis, tetapi juga pada penguatan manajemen organisasi, budaya mutu, serta peningkatan kompetensi seluruh sumber daya manusia.

No More Posts Available.

No more pages to load.