“Pertemuan ini ada tahapan-tahapannya, untuk pertemuan kali ini belum perlu dihadiri Bupati dan wakil, tapi nanti di rapat besar pasti mengundang kepala daerah,” jelas Irwan.
Terkait video memuat kerusakan atau pecahan pot bunga di kantor Bupati saat kedatangan wakil Bupati bersama rombongan suku adat Dayak, Irwan menerangkan kejadian itu bukan dilakukan wakil bupati.
Kerusakan dan kegaduhan kemungkinan dilakukan orang-orang yang sengaja menciptakan keadaan lebih dramatis, padahal kondisi saat itu sangat aman tidak terjadi situasi membahayakan.
“Saya pastikan kerusakan pot bunga bukan ulah wakil bupati, beliau sangat sabar dan baik pasti akan menjaga situasi keamanan Nunukan,” bebernya.
Iwan juga membantah keberadaanya di Jakarta untuk keperluan jalan-jalan menghabiskan uang negara, kunjungan kali ini bertemu Menteri ATR BPN membahas tindak lanjut pembebasan embung Lapri Sebatik.
“Tadi saya sudah tegur pak Sekda terkait kegaduhan ini, kedepan beliau harus pro aktif berkomunikasi dengan bupati dan wakil bupati,” ungkap Irwan.



