Gudang Rokok di Jalan TVRI Nunukan Hangus Terbakar

oleh -142 views
oleh
Petugas Damkar melakukan pemadaman api di gudang rokok milik PT Primantara Indah Makmur Jalan TVRI Nunukan

NUNUKAN.LK – Gudang rokok di Jalan TVRI Rt 002, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, hangus terbakar pada Sabtu malam, 09 Mei 2026, sekitar pukul 21:30 Wita.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Wahyudi Kawariyin, mengatakan lokasi kebakaran berada di kawasan padat bangunan yang saling berhimpitan menimbulkan kekuatiran dari masyarakat.

“Kami turunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Utama Dinas Pemakaran dan Penyelamatan dan ditambah 2 unit dari sektor pemadam Tanah Merah Nunukan,” kata Wahyudi, Minggu (10/05/2026).

Penanganan maksimal dengan menurunkan 8 unit mobil pemadam kebakaran ini sebagai langkah antisipasi kemungkinan kobaran api menjalar ke bangunan – bagunan ruko yang saling berhimpitan disekitarnya.

Setiba dilokasi kebakaran, petugas Damkar langsung melakukan tindakan pemadaman ke bangunan dua lantai gudang rokok. Kobaran api yang cukup besar diisolir agar tidak merambat ke bangunan lain.

“Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menut, dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam sekitar satu setengah jam,” sebut Wahyudi.

Petugas Damkar melakukan pemadaman api di gudang rokok milik PT Primantara Indah Makmur Jalan TVRI Nunukan

Peristiwa kebakaran menghanguskan ruko berukuran sekitar 4 x 20 meter tidak menimbulkan korban jiwa, namun kobaran api menimbulkan dampak terhadap satu bangunan ruko yang persis bersebelahan yakni toko Villa Parfum.

Berdasarkan informasi warga, bangunan ruko tersebut milik warga bernama Awie, yang disewakan kepada PT Primantara Indah Makmur sebagai gudang penyimpanan rokok dibuktikan dengan adanya tumpukan sisa kotak rokok.

“Petugas Damkar bersama warga sempat membantu evakuasi pemindahan unit mobil box operasional yang kemungkinan milik PT Primantara Indah Makmur,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang karyawan PT Primantara Indah Makmur, Saiful Amin (37) menerangkan keberadaan api diketahuinya saat hendak membuang sampah plastik dekat lorong gudang.

“Waktu hendak membuang sampah, saya melihat lampu di lorong gudang lantai satu memercikan api kecil,” ujarnya.

Saiful mengaku sempat menyiram api menggunakan air namun api tidak padam, sehingga dirinya berinisiatif mengambil Alat Pemadam Api Ringan (Apar) yang berada di tangga dua bangunan gudang rokok.

“Sempat saya siram dengan air tapi tidak mati, lalu naik tangga ambil Apar, tapi saya tidak bisa menggunakannya, alhasl api tambah besar,” jelasnya.

Panik melihat kobaran api semakin membesar di lantai bawah, Saiful bergegas berlari keluar pintu ruko meminta tolong penjaga villa parfum yang berada di sebelahnya untuk membantu menggunakan Apar.

Dua buah tabung Apar yang digunakan tidak mampu memadamkan api, secara bersamaan kabut asap memenuhi ruangan ruko dan api semakin membesar tidak terkendali menghanguskan semua isi bangunan.

“Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik dalam gudang tempat penyimpanan rokok di lantai satu,” bebernya.

No More Posts Available.

No more pages to load.