Lebih dari itu, proyek ini menjadi tonggak bersejarah bagi transisi energi bersih dan berkelanjutan di Provinsi Kaltara.
Keberadaan fasilitas LNG Tarakan sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, dengan mendorong pemanfaatan energi yang lebih bersih untuk pembangunan nasional.
“Kalimantan Utara siap menjadi bagian dari gerakan besar menuju masa depan energi yang hijau dan berdaulat,” pungkasnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan direksi perusahaan di antaranya Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, Direktur Utama Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, dan Direktur Utama Kayan LNG, Antony Lesmana. (dkisp)




