Festival Kuliner Tradisional Semarakan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Nunukan

oleh -620 views
oleh
Puluhan jenis makanan khas suku disajikan dalam festival kuliner tradisional

NUNUKAN.LK – Perayaan hari jadi ke-26 Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, disemarakan oleh Festival Kuliner Tradisional yang digelar di gedung olahraga Dwikora Jalan Sei Sembilang, Kecamatan Nunukan Selatan.

Beragam makanan khas nusantara dari banyak etnis tersaji memenuhi ruang yang salah satunya adalah lontong dengan bahan baku beras Adan, dari suku Dayak Lundayeh, Kecamatan Krayan.

“Kuliner disajikan adalah makanan adat dan biasanya dimasak ketika acara adat atau upacara di daerah Dayak Lundayeh,” kata salah satu dari peserta festival kuliner tradisional, Karolina, Rabu (15/10/2025).

Masyarakat adat Dayak Lundayeh, merupakan etnis adat yang mendiami dataran tinggi perbatasan Indonesia Kabupaten Nunukan. Krayan memiliki pertanian yang sangat subur dengan beras andalannya bernama Adan.

Tidak jauh dari kuliner adat Dayak Lundayeh, tampak menu-menu masakan nasi Besubut atau biasa masyarakat menyebutnya nasi yang dicampur jagung maupun pisang khas suku pribumi pulau Nunukan, yakni suku Tidung,

Berdasar cerita legenda, nasi Besubut memiliki sejarah panjang, dimana saat itu suku Tidung banyak kesulitan makanan, sehingga muncul inisiatif agar terus bisa makan dengan mencampurkan nasi dengan jagung dan pisang.

“Biasanya nasi Besubut dimakan dengan sambal membaring atau sambal terasi,” sebut Edy Sasmito

Untuk lebih nikmatnya makan nasi besubut, warga Tidung terkadang memasukan dengan sayuran daun singkong yang ditumbuk halus, lalu diremas dengan minyak goreng dicampur bumbu rempah – rempah khas Tidung.

Dimeja hidangan tampak pula lauk kanon asin gami atau ikan asin yang diolah pedas dengan bumbu sambal goreng. Lauk ini mampu menggugah selera tiap tamu dan peserta yang melintasi meja kuliner khat Tidung.

“Kami suku Tidung sangat senang dengan festival kuliner tradisional, kami dapat memperlihat makan khas yang hampir punah di zaman modern ini,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.