“Saya tidak tahu persis jenis limbah apa di sungai, tapi kami yakin sumber limbah dari pabrik kelapa sawit PT BHP,”
Terhadap persoalan ini pula, Kepala Desa Tajung sudah melayangkan surat protes dan denda adat kepada pihak perusahaan dan meminta ada pertanggungjawaban terhadap pencemaran sungai.
“Masyarakat masih menunggu pertemuan lanjutan dengan manajemen PT BHP. Intinya kami berharap ada penyelesaian terkait limbah ini,” terangnya.


