Demo DPRD Nunukan, Mahasiswa Tuntut Kejelasan Penyaluran Beasiswa

oleh -251 views
oleh
Aksi demonstrasi mahasiswa di gedung DPRD Nunukan mempersoalkan penyaluran beasiswa

NUNUKAN.LK – Aliansi mahasiswa Nunukan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, menggelar demonstrasi menyampaikan tuntutan terhadap transparasi penyaluran beasiswa maupun kelayakan asrama di luar daerah.

Koordinator aliansi mahasiswa Nunukan, Resti Ardi Milo mengatakan, aksi demonstrasi ini merupakan puncak rasa kekecewaan terhadap pemerintah daerah dalam penyaluran maupun pemetaan beasiswa dan kurang memperhatikan kelayakan asrama

“Bulan Januari 2026 kami sudah menggelar demo dan menyampaikan aspirasi ke pemerintah daerah, tapi sampai hari ini belum ada kejelasan data yang disajikan pemerintah terkait daftar penerima beasiswa,” kata Resti, Kamis (03/09/2026).

Sulitnya bagi pemerintah membuka data penerima beasiswa patut dicurigai sebagai bentuk melindungi kesalahan, Harusnya, data seperti itu dapat dibuka transparan dalam hal keperluan publik.

Resti juga menyatakan rasa kekecewaan mahasiswa lantaran DPRD Nunukan tidak memiliki data bahkan mendapatkan laporan hasil tindak lanjut dari pemerintah daerah terhadap notulen kesepakatan mahasiswa dan pemerintah di bulan Januari 2026.

“Kami datang ke sini butuh tanggapan DPRD Nunukan terkait tuntutan mahasiswa, tapi sayangnya kalian malah bertanya balik ke kami soal hasilnya,” bebernya.

Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa, anggota DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam menerangkan penyampaian aspirasi mahasiswa sangat baik karena berhubungan dengan penggunaan anggaran pemerintah dalam penyaluran beasiswa.

“Kita sudah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Nunukan untuk bisa menanggapi persoalan ini, tapi sampai demo di gelar tidak ada kehadiran mereka,” ujarnya.

Untuk itu, Fajrul menyatakan agar demonstrasi ini diganti dengan audiensi Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Nunukan dan mahasiswa dengan menghadirkan OPD terkait agar segala tuntutan dapat terjawab dengan baik.

Dalam pertemuan RDP, mahasiswa dapat menyajikan data begitu pula dari OPD pemerintah daerah, dari kedua data itulah dapat akan dilihat segala persoalan secara keseluruhan.

Fajrul berjanji DPRD Nunukan akan mempertanyakan secara jelas alasan dari OPD Pemerintah Nunukan yang sampai sekarang tidak bisa menyajikan data – data penerima beasiswa yang dipersoalkan mahasiswa.

“Saya juga heran apa saja kerja OPD selama 8 bulan ini, kenapa sangat sulit menyajikan data beasiswa, apakah yang ditutup-tutupi,” bebernya.

Sejumlah anggota DPRD Nunukan yang hadir di aksi demonstrasi diantaranya Andre Pratama, Andi Yakub, Ramsah dan Muhammad, sepakat tuntutan mahasiswa dibahas dalam rapat RDP yang rencananya di Jumat 04 September 2026 pukul 14:00 Wita.

“Kami meminta besok OPD terkait hadir di RDP, kami juga mengundang kepolisian dan kejaksaan untuk hadir,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.