NUNUKAN.LK – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, bersama kepala cabang PT Pelni Nunukan, Sudjito dan Kepala KSOP Nunukan, Kosasi meninjau keberangkatan arus mudik lebaran di pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Senin malam (16/03/2026).
“Puncak arus mudik Nunukan diperkirakan 16 Maret 2026, Jumlah penumpang yang naik di kapal KM Lambelu cukup banyak mencapai 1.600 orang,” kata Irwan, Selasa (17/03/2026).
Kehadiran pemerintah dalam pemantauan arus mudik lebaran sebagai bentuk perhatian dalam rangka pengawasan dan memastikan kelancaran, keamanan serta kesiapan pelayanan transportasi kapal laut.
Pemerintah Nunukan juga ingin memastikan standar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, terutama pada fasilitas penumpang dan kesiapan para kru Kapal hingga instansi yang bertugas di pelabuhan Tunon Taka.
“Saya ingin melihat secara langsung kondisi pelayanan kepelabuhan di tengah meningkatnya arus penumpang jelang hari raya Idul Fitri,” ucapnya.
Selain meninjau fasilitas pelayanan, Irwan berdialog dengan kru kapal KM Lambelu dan petugas kepelabuhan membahas hal penting menyangkut keselamatan maupun keamanan penumpang diatas kapal.
KM Lambelu yang dijadwalkan berangkat dari pelabuhan Tunon Taka Nunukan pukul 22:30 Wita akan menyinggahi beberapa wilayah seperti Pantoloan, Balikpapan, Parepare, Makassar, Baubau, Maumere hingga Larantuka, Nusa Tenggara Timur.
“Berdasarkan keterangan nakhoda kapal KM Lambelu, jumlah penumpang naik dari pelabuhan Tunon Taka sebanyak 1.600 orang dan ditambah penumpang transit 1.200 orang, jadi total penumpang 2.800 orang,” terangnya.
Banyaknya penumpang arus mudik lebaran di atas kapal masih dalam batas aman, karena berdasarkan penjelasan pihak kapten kapal, daya angkut maksimal KM Lambelu di kisaran 5.000 orang.
Pihak kapal juga sudah menyiapkan berbagai sarana keamanan seperti pemasangan CCTV, ruang informasi, musholla, pelayanan kesehatan darurat, dapur makan serta fasilitas pendukung lainnya,



