Bupati Nunukan Terima Kunker Menhan RI, Sampaikan Enam Persoalan Strategis di Perbatasan

oleh -
oleh
Bupati Nunukan Irwan Sabri menerima Kunker Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin di Yonif TP 881/Baratama Dharma, yang bertugas di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku,

NUNUKAN.LK  – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja di Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 881/Baratama Dharma, Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku, Jumat (02/10/2026).

Kedatangan Menhan disambut Bupati Nunukan Irwan Sabri, dengan menyampaikan enam usulan strategis terkait persoalan perbatasan, pembangunan infrastruktur, dan penyelesaian kawasan wilayah Kabupaten Nunukan.

Irwan menjabarkan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan, sekaligus memperkuat sistem pertahanan dan keamanan di titik-titik perbatasan negara

“Salah satu usulan yang disampaikan adalah pembangunan sarana dan prasarana di kawasan perbatasan eks OBP B2700–B3100,” kata irwan, Sabtu (03/010/2026).

Eks OBP B2700–B3100 sendiri berada di kawasan Sungai Sinapad – Sungai Sesai Kecamatan Lumbis Hulu. Usulan pembangunan Infrastruktur dinilai penting guna mendukung pengamanan wilayah dan menunjang aktivitas masyarakat.

Selain pembangunan infrastruktur, Irwan meminta penyelesaian sejumlah persoalan kawasan perbatasan dan OBP seperti perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan di wilayah eks OBP Sinapad,

Kemudian, penyelesaian ganti untung bagi warga terdampak perubahan garis batas negara di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, seluas 4,7 hektar sebagaimana kesepakatan RI dan Malaysia.

“Termasuk persoalan pemanfaatan lahan seluas 127 hektare di Kecamatan Sebatik Barat yang merupakan eks wilayah Malaysia, yang kini masuk Indonesia,” sebutnya.

Pengopersian PLBN Sebatik

Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik telah diresmikan tahun 2024, namun hingga kini bangunan menghabiskan anggaran sekitar Rp248 miliar, belum difungsikan sebagai sarana jalur keluar-masuk resmi (exit-entry point) Sebatik – Tawau, Malaysia.

“Kami berharap PLBN bisa difungsikan segera guna meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat tata kelola perlintasan antar negara,” ujarnya.

Dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur PLBN Long Midang, di Kecamatan Krayan dan sarana penerbangan di Krayan juga menjadi bagian dari usulan Bupati Nunukan saat bertemu Menhan RI.

Pada sektor lainnya, Irwan berharap pemerintah pusat dapat membantu pembangunan konektivitas jalan penghubung antara Long Semamu, Kabupaten Malinau, menuju Long Midang, Kecamatan Krayan.

“Pembangunan infrastruktur akan memperlancar distribusi barang, meningkatkan pelayanan publik, serta membuka akses pasar bagi komoditas unggulan beras Adan dan garam gunung,” bebernya.

Hal penting lainnya perlu menjadi perhatian serius pemerintah pusat adalah persoalan Pekerja Migran Indonesia. Irwan mengusulkan penguatan pengawasan di jalur non resmi guna mencegah tindak pidana perdagangan orang.

Adapun terkait penataan kawasan latihan tempur TNI AD di wilayah Kabupaten Nunukan, yang direncanakan mencapai sekitar 277.859 hektar. Irwan menekankan pentingnya memperhatikan aspek legalitas lahan, tata ruang, perizinan, status kawasan hutan, serta hak penguasaan lahan masyarakat dan perusahaan.

“Enam usulan strategis ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam membangun kawasan perbatasan,” tutup Irwan.

No More Posts Available.

No more pages to load.