“Kami sudah berkeliling jalan tidak menemukan ada penjual BBM eceran, kalaupun ada stoknya sangat sedikit,” ujarnya.
Kelangkaan BBM menjadi bahan pembahasan hampir semua masyarakat pengguna sepeda motor, warga saling berkomunikasi lewat pesan singkat dan telp mencari informasi keberadaan BBM eceran yang biasanya ramai di warung.
Ahmad sempat mendapat informasi dari temannya adanya warung kecil penjualan BBM eceran dengan harga Rp 15,000 per botol, namun setelah menuju lokasi warung, stok BBM sudah habis ludes.
“Jangankan Rp 15.000 per botol, dijual Rp 20.000 per botol juga pasti ada pembelinya, semua orang berebut membeli,” bebernya.



