Buka PKA Angkatan IX 2026, Sekprov Kaltara Tekankan Peran Administrator Sebagai Penggerak Perubahan

oleh -238 views
oleh
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto membuka PKA Angkatan IX Kelas Tahun 2026

TANJUNG SELOR.LK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IX Kelas Tahun 2026 guna memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur.

Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., di ruang kantor Gubernur Kaltara diikuti 40 peserta terdiri dari 39 pejabat administrator dan 1 pejabat administrator dari Kejaksaan Tinggi Kaltara.

“PKA merupakan pelatihan struktural yang wajib diikuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan maupun telah menduduki jabatan administrator atau eselon III,” kata Denny, Senin (20/07/2026).

PKA bukan sekadar memenuhi ketentuan administratif, tetapi memiliki makna strategis dalam membentuk pemimpin birokrasi yang adaptif, visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

Denny menerangkan, pejabat administrator adalah middle manager yang merupakan mesin penggerak utama organisasi dalam menjembatani visi strategis pimpinan dengan implementasi nyata di lapangan.

Pengembangan sumber daya manusia untuk ASN tidak berhenti pada PKA. ASN yang memenuhi memenuhi persyaratan dapat melanjutkan ke jenjang PKN Tingkat II, tetapi harus memenuhi kriteria yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak hanya pejabat administrator, pejabat pimpinan tinggi pratama dapat mengikuti PKN Tingkat I sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkup ASN,” jelasnya.

Keberhasilan pembangunan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan para administrator dalam mengelola organisasi, menggerakkan sumber daya, dan memastikan program berjalan efektif.

“Pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” katanya.

Karena itu, Denny meminta para peserta menjadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk menjadi pemimpin transformasi digital di unit kerja masing-masing.

“Administrator tidak boleh menjadi penghambat perubahan, tetapi harus menjadi penggerak inovasi, mampu mengambil keputusan yang adaptif, dan menjadi teladan dalam membangun budaya kerja modern yang berorientasi pada hasil,” tegasnya.

PKA Angkatan IX diikuti 40 peserta, terdiri dari 39 pejabat administrator di lingkungan Pemprov Kaltara dan 1 pejabat administrator dari Kejaksaan Tinggi Kaltara.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltara Bangkit Sormin, S.H., M.H., dan Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara Sipta Meylina, S.Psi., M.M., serta kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltara.

No More Posts Available.

No more pages to load.