NUNUKAN.LK – Anggota DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, menegaskan bahwa pembelajaran mendalam menjadi kebutuhan penting bagi dunia pendidikan di tengah perubahan cara belajar siswa yang semakin kompleks.
Hal ini disampaikan usai konsultasi di kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar yang mengkaji penerapan metode tersebut di sejumlah daerah yang sudah mulai mengadopsinya.
Fajrul menjelaskan, pembelajaran mendalam menekankan proses memahami, mengolah, dan menerapkan pengetahuan secara lebih komprehensif. Model ini dianggap mampu mendorong siswa berpikir lebih kritis dan tidak hanya berfokus menghafal materi.
“Pembelajaran mendalam membantu siswa memahami materi secara utuh, bukan hanya menghafal. Pendekatan ini membuat proses belajar jauh lebih bermakna bagi siswa,” kata Fajrul, Kamis (14/11/2025)
Ia menilai pendekatan ini relevan dengan tantangan pendidikan saat ini yang menuntut siswa mampu mengambil keputusan, memecahkan masalah, serta mengembangkan kemampuan refleksi terhadap pembelajaran yang diterima.
“Metode ini bisa memberikan ruang bagi guru untuk membangun interaksi di Sekolah atau ruang kelas yang lebih hidup dan bersemangat,” ucapnya
Sementara, Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur mengatakan pembelajaran mendalam juga memperkuat keterlibatan siswa selama proses belajar, guru tidak hanya memberikan materi, tetapi mengajak siswa menelusuri konteks, memahami konsep, hingga menghubungkan materi dengan situasi yang mereka hadapi sehari-hari.
“Sebagian daerah sudah menunjukkan hasil positif setelah menerapkan pendekatan. Peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi tercatat sebagai indikator awal efektivitas metode ini di sekolah,” sebutnya.
Meski begitu, Mansur ini mengingatkan bahwa kesiapan guru menjadi faktor penentu keberhasilan, guru perlu mendapatkan pelatihan yang memadai agar mampu menyusun rencana pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam.



