Anggota Dewan Minta Pemkab Nunukan Rekayasa Infrastruktur Tangani Banjir di Sebatik

oleh -2,247 views
oleh
Anggota DPRD Nunukan, H. Firman Latif

NUNUKAN.LK – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, asal pulau Sebatik, H. Firman Latif meminta pemerintah daerah segera melakukan rekayasa infrastruktur untuk mengatasi banjir yang melanda Kecamatan Sebatik.

“Penataan dan penguatan infrastruktur jalan harus dirancang ulang agar air dapat mengalir dengan baik dan tidak menggenangi pemukiman warga,” kata Firman, Jumat (14/11/2025)

Firman menerangkan rekayasa infrastruktur dapat diterapkan melalui kombinasi desain teknis yang mampu meningkatkan efektivitas pengendalian banjir, sehingga air hujan tidak selalu menggenangi jalan dan pemukiman.

Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPU-PR) Nunukan, harus menyiapkan konsep yang tepat agar penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat.

“Kalaupun pemerintah belum bisa menganggarkan, bisa berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Kaltara. Banjir di Sebatik melumpuhkan perekonomian warga,” ucapnya.

Sebagai anggota DPRD dari Dapil III Kecamatan Sebatik, H. Firman terus – menerus menerima aspirasi masyarakat terkait keresahan dan kerugian warga akibat banjir, tidak sedikit toko dan warung tergenang banjir.

Aspirasi warga hendaknya segera ditindaklanjuti pemerintah daerah melalui langkah teknis yang konkret dan berdampak langsung. Adapun beberapa bentuk rekayasa infrastruktur yang dapat direncanakan seperti pembangunan dan normalisasi drainase, pembuatan kolam retensi, pembangunan tanggul.

“Bisa juga pemasangan sistem pompa air, hingga revitalisasi sungai, yang tentunya diyakini mampu meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi risiko genangan,” tuturnya.

Selain itu, Firman mengusulkan pemerintah daerah memperbanyak sumur resapan dan biopori di kawasan permukiman, serta menata ulang zonasi wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir. Sara ini akan sedikit akan membantu mengendalikan aliran air

No More Posts Available.

No more pages to load.